5 Manfaat Teh Herbal dari Detoks hingga Bikin Panjang Umur

doktersehat-teh-rosemary-peppermint-daya-ingat-serai-jahe-masuk-angin-cedera-otot

DokterSehat.Com– Selama ribuan tahun, orang di seluruh dunia telah beralih ke teh herbal lebih dari sekadar rasanya. Orang-orang Mesir kuno diyakini telah menggunakan teh ketumbar untuk membantu pencernaan dan orang China bahkan menggunakan teh tradisional untuk membantu untuk fokus selama meditasi.

Meskipun saat ini lebih umum untuk meminum sebotol teh dingin sebagai alternatif atau menikmati secangkir teh hangat sebagai bagian dari ritual minum Anda.

Para periset mulai fokus pada manfaat kesehatan dari beberapa minuman teh. Teh herbal juga dikenal sebagai tisanes, adalah campuran akar, daun, bunga, rempah-rempah, dan kulit kayu. Mereka umumnya digunakan di Timur Tengah dan Asia, sebagai pengobatan alternatif dan temuan baru mengambil alih banyak praktik dengan sains.

Berikut adalah lima manfaat kesehatan dari minum teh herbal yang harus Anda ketahui, seperti dilansir dari prevention.com, Kamis, 18 Januari 2018.

1. Teh herbal memiliki kualitas obat
Sifat di beberapa teh herbal diyakini dapat membantu meredakan kondisi tertentu dan menjaga kesehatan dengan memperbaiki fungsi sistem kekebalan tubuh Anda.

Chamomile telah digunakan secara medis selama ribuan tahun untuk radang, pencernaan, dan, tentu saja, masalah tidur. Ginseng, ramuan kuno lainnya, diperkirakan memiliki efek kuat pada sistem kekebalan tubuh, bahkan dapat membantu mencegah kanker.

Teh dandelion, honeysuckle, dan licorice semua berkhasiat dapat membantu membuang racun ke dalam tubuh dan menjaga agar sistem Anda tetap berfungsi dengan baik.

2. Teh herbal melemaskan otot Anda
Sensasi dingin yang berhubungan dengan peppermint tidak ada di kepala Anda. Mentol di daunnya daunnya berfungsi sebagai pelemas otot dan agen anti-inflamasi, membuat teh peppermint menjadi favorit untuk membantu Anda merasa lebih tenang dan persendian Anda lebih nyaman.

Menyeduh teh peppermint untuk ritual tidur Anda dapat membantu melepaskan ketegangan dari kegelisahan dan stres yang merupakan bagian normal kehidupan sehari-hari. Peppermint juga dikenal untuk menenangkan perut Anda dan mengurangi ketidaknyamanan pencernaan ringan.

doktersehat-teh-cengkeh-untuk-diabetes
3. Teh herbal bisa membantu menurunkan berat badan
Anda mungkin memiliki senjata baru dalam memerangi lemak perut yang membandel, seperti teh rooibos. Periset menemukan bahwa tikus yang mengkonsumsi rooibos mengalami penurunan pada lemaknya, yang mereka yakini dapat dikaitkan dengan senyawa yang disebut aspalathin yang ditemukan di dalam teh.

Menurut laporan, Anda mungkin harus mengonsumsi sebanyak enam cangkir sehari untuk melihat manfaatnya, namun penelitian ini tetap menjanjikan. Teh hijau juga telah dipercaya untuk membakar lemak dalam studi klinis.

4. Teh herbal bisa mengobati masalah perut
Wanita yang menderita morning sickness dan siapa saja yang menderita mabuk laut, pasti sudah lama mengetahui manfaat teh jahe. Teh ini biasanya digunakan untuk mengobati mual.

Jahe diperkirakan bekerja dengan memecah gas di saluran pencernaan. Itu berarti juga bisa membantu Anda mengalahkan kembung akibat kelebihan gas yang mungkin akibat makan berlebih atau salah makan .

doktersehat-orangtua-lansia
5. Teh herbal bisa memperpanjang umur
Sebuah studi tahun 2016 dari Meksiko menemukan bahwa meminum teh camomile dapat memperpanjang umur Anda. Periset meneliti lebih dari 1.600 orang lanjut usia (lansia) dari tahun 2000 sampai 2007 dan menemukan bahwa di antara mereka yang mengonsumsi teh chamomile, ada penurunan risiko kematian sebesar 29 persen, tetapi hanya untuk wanita.

Persis mengapa camomile memperpanjang umur tidak diketahui, kebiasaan seperti gaya hidup dan kondisi kesehatan yang ada mungkin telah mempengaruhi hasilnya.

Meskipun temuan ini bersifat pendahuluan, manfaat kesehatan teh herbal telah lama dipuji, bahkan muncul di buku anak-anak klasik Peter Rabbit sebagai cara untuk mencegah flu.