Terbit: 2 Mei 2018 | Diperbarui: 3 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Aktivitas seks yang dilakukan oleh suami istri banyak dilakukan pada malam hari atau tengah malam. Seks dilakukan malam hari agar tidak ada yang mengganggu terutama mereka yang sudah memiliki anak. Seks juga dianggap tabu dilakukan pada waktu selain malam karena bisa terdengar jelas oleh orang lain.

5 Manfaat Seks Pagi Hari yang Sering Diabaikan

Sebenarnya seks juga bisa dilakukan pagi hari. Setelah bangun tidur, pasangan bisa melakukan aktivitas ranjang ini karena manfaatnya cukup banyak. Berikut beberapa manfaat seks di pagi hari yang wajib Anda dapatkan.

1. Memperbaiki mood

Ada kalanya Anda bangun tidur dengan kondisi mood yang tidak baik. Untuk mengusir mood yang tidak baik itu, pasangan bisa mencoba melakukan seks di pagi hari. Saat tubuh mendapatkan orgasme, mood akan membaik sehingga Anda jadi semangat untuk bekerja dan memulai hari.

2. Menjaga daya tahan

Seks yang dilakukan saat pagi bisa meningkat imunitas atau daya tahan tubuh khususnya pada wanita. Saat melakukan seks, antibodi di dalam tubuh akan meningkat dan mencegah terjadinya infeksi atau serangan penyakit.

3. Meningkatkan kualitas sperma

Pria yang sering mengalami ejakulasi memiliki sedikit DNA sperma yang rusak. Kondisi ini baik untuk kesehatan reproduksi dan mempercepat terjadinya pembuahan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

4. Menyehatkan kulit

Saat tubuh mengejang ketika mendapatkan orgasme, kekenyalan kulit akan meningkat. Kondisi ini akan semakin naik saat pria dan wanita sering berkeringat sehingga tidak ada sumbatan yang terjadi di pori-pori.

5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Seks yang dilakukan dengan cukup intens di pagi hari tidak ubahnya dengan melakukan olahraga. Kalau Anda melakukan seks pagi hari dengan lebih reguler, tanpa olahraga keluar rumah pun kebugaran tubuh bisa meningkat.

Nah, semoga lima manfaat seks pagi hari di atas memicu Anda untuk mencobanya dengan pasangan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi