Terbit: 30 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang kaya nutrisi dan diperlukan oleh bayi. Ketika bayi masuk usia 6 bulan sudah saatnya mulai makan makanan padat dan salah satu makanan yang direkomendasikan adalah protein ikan. Apa saja ikan yang aman untuk MPASI bayi?

5 Jenis Ikan yang Aman Untuk MPASI Anak

Photo Credit : pexels.com

Jenis ikan yang aman untuk MPASI bayi

1. Ikan salmon
Salmon mengandung omega 3 yang sangat baik bagi tumbuh kembang bayi. Satu porsi salmon bagi bayi sudah dapat memenuhi hampir 80% kebutuhan proteinnya. Namun Anda perlu berhati-hati saat mengolah salmon karena salmon memiliki aroma yang mungkin tidak disukai bayi.

2. Ikan kakap
Kakap merupakan salah satu jenis ikan yang sering dijadikan pilihan untuk MPASI. Anda bisa mengolahnya dengan dikukus, atau dicampurkan ke dalam bubur beras saring. Ikan kakap merupakan favorit para ibu karena tidak memiliki duri halus dan dagingnya yang tebal. Selain itu rasanya juga lezat dan mudah disukai anak-anak.

3. Ikan lele
Selain ikan kakap, ikan lele juga merupakan salah satu ikan andalan dalam menu MPASI. Ikan lele termasuk ikan yang mudah didapat, murah dan dapat diolah dengan mudah. Selain itu kandungan protein dan fosfornya juga baik bagi perkembangan otak bayi.

4. Ikan gindara

Ikan gindara memiliki tekstur yang lembut sehingga membuatnya cocok untuk dijadikan bahan MPASI. Anda bisa membelinya dalam bentuk fillet untuk memudahkan pengolahan. Selain lembut, ikan gindara juga memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6 yang penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

5. Ikan gurame

Ikan gurame juga mengandung banyak zat gizi lho Mom. Gurame memiliki tekstur yang kenyal dan tidak terlalu banyak duri sehingga mudah diolah sebagai bahan MPASI. Selain itu protein dalam gurame juga cukup tinggi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Nah bagaimana dengan Anda Mom, ikan apa yang sering Anda pilih untuk MPASI?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi