Terbit: 1 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Semua orang tahu kalau infeksi HPV yang terjadi pada pria dan wanita bisa menyebabkan kutil kelamin. Infeksi ini bisa ditularkan dari aktivitas seksual seperti vaginal, oral, dan juga anal. Pada wanita, infeksi HPV bisa berubah jadi kanker serviks yang cukup mematikan kalau tidak segera diatasi.

5 Hal Tentang Infeksi HPV yang Tidak Anda Tahu Sebelumnya

Selain tiga hal di atas, sebenarnya ada banyak hal tentang infeksi HPV yang tidak kita ketahui sebelumnya. Berikut beberapa hal tentang infeksi HPV selengkapnya.

1. Hampir semua orang mengalami

Kalau Anda aktif secara seksual, bisa jadi HPV berada di dalam tubuh. Virus ini mudah sekali menyebar meski tidak semuanya menyebabkan gangguan. HPV terdiri dari 150 strain virus. Dari jumlah itu hanya 40 jenis yang menginfeksi area kemaluan termasuk menghasilkan kanker serviks.

2. Kondom tidak melindungi secara sempurna

Kondom kerap dijadikan senjata untuk melindungi diri dari HPV. Sayangnya, kondom tidak bisa melindungi secara maksimal. Virus ini tidak hanya hidup di dalam tubuh saat masuk melalui aktivitas seks atau mulut. HPV hidup juga di luar tubuh seperti skrotum atau area selangkangan.

3. Virus bisa hidup lama dalam tubuh

Virus bisa bertahan lama di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala apa-apa. Jadi, ada kalanya virus aktif dan melakukan infeksi meski Anda tidak aktif lagi secara seksual dengan pasangan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

4. Merokok meningkatkan risiko kanker karena HPV

Tidak semua HPV langsung menimbulkan kanker pada tubuh. Namun, pada individu yang merokok, virus bisa menyebar dengan cepat dan memicu munculnya kanker.

5. Vaksin HPV tidak untuk wanita saja

Selama ini vaksin HPV lebih difokuskan pada wanita karena risiko kanker serviks. Padahal vaksin ini juga bisa diberikan pada pria untuk menghindari kanker yang ada pada organ pernapasan dan mulut.

Semoga ulasan di atas membuat Anda lebih paham tentang HPV.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi