Terbit: 19 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sebagian besar pria mudah mendapatkan orgasme ketika bercinta dengan pasangannya. Namun, orgasme yang dirasakan sama saja. Rasa orgasme yang dirasakan oleh pria sebenarnya bisa ditingkatkan. Dengan metode yang tepat, pria bisa mendapatkan orgasme yang tidak pernah didapatkan sebelumnya.

5 Cara Meningkatkan Kenikmatan Orgasme pada Pria

Kalau Anda ingin mendapatkan orgasme yang tidak biasa, coba lakukan salah satu dari tujuh poin di bawah ini.

1. Tekan area perineum

Perineum adalah area di antara anus dan kantung zakar. Area ini dikenal sangat sensitif dan bisa memberikan orgasme berkali-kali pada pria. Saat melakukan foreplay, minta pasangan menekan bagian ini untuk memberi stimulus pada prostat.

2. Kegel

Kegel yang dilakukan dengan melatih otot dasar pelvis bisa meningkatkan kekuatan ereksi pada pria. Selain itu, pria juga jadi lebih kuat dan tahan lama hingga ejakulasi dan orgasme terjadi.

3. Melakukan olahraga

Pria yang lebih fit tubuhnya akan memiliki kadar lemak yang rendah. Dampak dari kondisi ini adalah penurunan risiko obesitas yang memberi dampak langsung pada kadar testosteron di dalam tubuh pria.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Melakukan olahraga secara rutin juga menyebabkan peredaran darah berjalan dengan. Pria yang aliran darahnya lancar cenderung punya ereksi yang lebih keras.

4. Tunda orgasme

Saat melakukan penetrasi jangan langsung melepaskan orgasme. Saat tubuh nyaris mendekati orgasme tahan selama beberapa menit. Buat tubuh lebih relaks baru dilanjutkan lagi penetrasinya. Lakukan teknik ini berkali-kali hingga tidak tahan lagi menahan orgasme dan ejakulasi.

5. Lakukan diet yang benar

Lakukan diet yang benar. Perbanyak makanan yang bisa meningkatkan libido ketimbang makanan yang terlalu berlemak. Perbanyak buah, sayur, protein, dan lemak baik.

Dengan melakukan lima hal di atas, orgasme yang akan didapatkan bisa berlipat ganda. Bahkan meski seksnya tidak terlalu intens, klimaks yang dihasilkan bisa besar.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi