5 Cara Mengejan Yang Sebaiknya Anda Hindari

doktersehat-kehamilan-hamil

DokterSehat.Com– Mengejan merupakan salah satu teknik yang perlu dikuasai oleh ibu hamil. Dengan cara mengejan yang baik, maka pesalinan akan berjalan lebih lancar. Sedangkan cara mengejan yang keliru dapat membahayakan ibu dan janin. Bagaiamana cara mengejan yang salah dan perlu dihindari?

Kesalahan yang sering dilakukan ketika mengejan

1. Mengejan sebelum waktunya
Perlu Anda ketahui, Anda baru bisa mengejan ketika persalinan masuk ke tahap dua, yaitu ketika leher rahim melebar sepenuhnya dan tidak lagi menutupi kepala bayi. Seringnya, ibu mengejan sebelum diperintahkan oleh dokter demi melampiaskan rasa sakit akibat dorongan dari leher rahim. Padahal mengejan terlalu dini hanya akan membuang-buang tenaga yang akan membuat Anda kecapekan.

2. Mengejan terlalu keras

Mengejan terlalu keras juga merupakan salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat melahirkan. Mengejan saat melahirkan disarankan seperti mengejan saat buang air besar, yaitu mengejan dengan tenang dan pelan, mengikuti permntaan tubuh. mengejan terlalu keras dapat membuat perineum robek lebih lebar sehingga butuh jahitan lebih banyak. Selain itu mengejan terlalu keras juga dapat menghabiskan tenaga lebih banyak.

3. Mengejan dengan tegang
Mengejan sebenarnya merupakan insting alami dari ibu. Saat mendorong, sebaiknya pusatkan tenaga pada otot-otot persalinan dibandingkan memusatkan tenaga pada tubuh bagian atas dan membuat ekspresi wajah tegang. Menegangkan otot wajah dapat membuat wajah dan mata memerah akibat pembuluh darah pecah serta otot leher menjadi kaku.

4. Tidak mengatur napas dengan baik
Agar mengejan jadi lebih efektif, Anda dapat mengejan dengan napas yang teratur. Bernapas dengan tidak beraturan saat mengejan dapat membuat Anda cepat lelah. Tidak perlu terburu-buru saat mengejan. Ambil napas dalam-dalam, tahan di paru-paru, tempatkan dagu pada dada Anda, lalu dorong kaki Anda dan buang napas lewat hidung.
Lemaskan rahang dan mulut Anda, biarkan terbuka untuk membantu melemaskan otot panggul. Menahan napas saat mengejan dapat membahayakan bayi jika dilakukan dalam waktu lama.

5. Mengejan dalam posisi yang tidak nyaman
Melahirkan adalah tentang kenyamanan. Anda boleh mengejan dalam posisi apa pun yang membuat Anda merasa nyaman seperti jongkok, duduk, atau berbaring. Meskipun demikian, jangan mengangkat pantat pada saat mengejan karena dapat membuat perineum Anda robek lebih lebar.