5 Cara Mengatasi Gejala Kanker dengan Olahraga

doktersehat-jogging-olahraga-lari

DokterSehat.Com– Setelah diagnosis kanker, orang sering merasa syok dan terpuruk secara emosional. Kelelahan dan lemah bisa menjadi lebih buruk selama perawatan, terutama ketika diperparah dengan gejala fisik dari perawatan. Meskipun olahraga mungkin merupakan hal terakhir dalam pikiran Anda ketika menjalani perawatan kanker, ternyata terbukti memiliki manfaat bagi mental dan fisik.

Latihan fisik dapat membantu Anda melawan gejala kanker. Tetap aktif secara fisik juga dapat meningkatkan tingkat energi dan menurunkan berat badan bagi siapa pun yang menjalani perawatan kanker. Berikut 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gejala kanker dengan olahraga, seperti melansir dari Wikihow:

1. Berjalan selama tiga hingga enam jam setiap minggu

Melakukan olahraga yang sebanding dengan 6 jam atau lebih berjalan dalam seminggu menunjukkan kemungkinan bertahan hidup 47 persen lebih tinggi tanpa kekambuhan. Meskipun ini mungkin merasa membebani pasien kanker, dan terutama bagi mereka yang menderita kelelahan atau mual akibat kemoterapi atau perawatan radiasi, berjalan (latihan aerobik ringan) akan membantu mengurangi gejala kanker.

Bahkan berjalan satu jam per minggu, dapat meningkatkan kesehatan pasien kanker yang telah menyelesaikan pengobatannya, dibandingkan dengan pasien kanker yang tidak berolahraga sama sekali.

Bangun dan berjalan sebentar dapat membantu menjaga sirkulasi tetap sehat di ekstremitas. Lima menit berjalan kaki beberapa kali sehari mungkin tidak terdengar banyak. Namun demikian, Anda akan merasa lebih baik untuk sementara.

2. Lakukan latihan aerobik ringan dan sedang

Latihan aerobik dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi Anda, dan ini sangat disarankan untuk pasien kanker. Latihan-latihan ini akan menstimulasi denyut jantung dan pernapasan Anda, dan latihan ini akan memberikan tingkat darah oksigen yang lebih tinggi ke jantung Anda. Cobalah untuk melakukan latihan aerobik selama 30 menit selama 5 hari dalam seminggu. Fokus pada bentuk-bentuk latihan seperti:

  • Pergi jalan-jalan
  • Berlari
  • Hiking
  • Menari
  • Mendayung
  • Ski atau snowboarding
  • Mengendarai sepeda stasioner

3. Tambahkan latihan kekuatan ke aerobik Anda

Pasien kanker dapat memperoleh manfaat paling banyak melalui penambahan latihan beban, atau bentuk lain dari pelatihan ketahanan (seperti menggunakan pita resistensi) ke rejimen olahraga mereka.

Anda bisa mulai dengan duduk di kursi dan mengangkat sekaleng makanan di masing-masing tangan. Lakukan lebih banyak misalnya: dua liter dan kemudian galon kendi air untuk diangkat. Jika Anda tinggal di dekat pusat kebugaran atau gym, Anda dapat melatih kekuatan menggunakan dumbel dan barbel, atau alat beban lainnya. Mulailah dengan bobot ringan agar Anda tidak melukai diri sendiri.

4. Pertahankan dan bangun massa otot melalui latihan kekuatan

Rejimen pengobatan kanker yang diperpanjang dapat menyebabkan pasien dengan tonus otot yang buruk dapat menyebabkan periode pemulihan yang lebih lama. Melakukan latihan membangun kekuatan sederhana dapat menjaga otot tetap kencang. Latihan-latihan kekuatan akan memberi Anda lebih banyak energi, yang penting jika Anda merasa lelah atau lesu.

Latihan kekuatan juga dapat mempertahankan kepadatan tulang, yang kadang-kadang menderita selama periode tidak aktif selama perawatan kanker.

5. Jangan lupa untuk melakukan peregangan

Meskipun sering tidak dianggap sebagai bentuk latihan sendiri, peregangan penting untuk pasien kanker, terutama mereka yang terlalu lelah atau lemah untuk terlibat dalam latihan aerobik atau latihan beban yang lebih aktif. Lakukan peregangan sebanyak mungkin yang Anda bisa, dengan melakukan gerakan seperti mengangkat bahu, mengangkat lutut, dan mencapai overhead. Pegang setiap regangan setidaknya 30 detik, lalu perlahan-lahan buiarkan tubuh Anda rileks.

Peregangan juga dapat meningkatkan kekuatan di area tubuh tertentu yang mungkin telah melemah selama perawatan kanker (terutama pembedahan).

Peregangan akan menjaga sendi dan otot Anda lentur. Periode tidak aktif yang panjang selama pengobatan kanker akan mambuat otot-otot Anda tegang. Caranya menangkal ini dengan peregangan teratur.