5 Aktivitas Seks yang Bisa Membuat Vagina Iritasi dan Terluka

pelecehan-seksual-doktersehat
Photo Credit: Kathleen Mayfield

DokterSehat.Com – Pada dasarnya, segala bentuk aktivitas seks memang berbahaya untuk pasangan. Kalau pria memilih posisi seks yang tidak benar, ada kemungkinan penis mengalami patah. Selanjutnya, kalau melakukan aktivitas seks yang agak tidak wajah, vagina bisa terluka dan iritasi.

Agar aktivitas seks tetap berjalan dengan lancar dan luka atau iritasi tidak terjadi khususnya vagina, hindari lima hal di bawah ini.

1. Menggunakan sabun atau pewangi

Sebagian besar wanita khawatir dengan aroma yang dikeluarkan vagina saat bercinta. Akibatnya mereka kerap menyemprotkan cairan pewangi ke sekitar vagina dengan maksud untuk membuat pasangan jadi nyaman.

Vagina tidak seharunya disemprot wewangian atau dibersihkan dengan sabun yang wangi. Flora normal yang ada di dalam sana bisa mati dan vagina mudah terkena iritasi saat melakukan seks.

2. Menggunakan pelumas yang salah

Tidak semua wanita tahan dengan bahan dari pelumas. Untuk itu, pilih pelumas dari bahan air. Kalau pelumas ini tidak ada coba gunakan pelumas alami seperti minyak zaitun atau minyak kepala.

3. Melumuri vagina dengan makanan

Untuk membuat seks oral jadi menyenangkan, pria kadang melumuri bibir vagina dengan krim, cokelat, atau madu. Aktivitas ini cukup berbahaya karena bisa mengubah pH dari vagina. Selain itu, ada kemungkinan kotoran masuk saat penetrasi dilakukan.

4. Penetrasi yang terlalu kuat

Penetrasi yang terlalu kuat dan tidak terkontrol menyebabkan wanita alami luka. Vagina juga bisa mengalami perdarahan.

5. Menggunakan sex toy kotor

Sex toy memang cocok untuk memberikan tambahan kenikmatan pada wanita. Sayangnya, sex toy yang kotor justru menjadi sumber penyakit sehingga kemungkinan terjadi iritasi atau luka pada vagina semakin besar.

Inilah aktivitas seks yang bisa membuat vagina jadi terluka. Jangan lakukan lima hal di atas ya!