Terbit: 4 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bayi yang baru lahir tidak selalu memiliki berat badan di kisaran angka normal. Pada beberapa kasus, bayi bisa lahir dengan kondisi tertentu yang menyebabkan ia lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Bayi dengan berat badan lahir rendah perlu mendapat perawatan khusus agar dapat bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

4 Tips Perawatan Intensif Untuk Bayi Berat Lahir Rendah

Penyebab berat badan bayi lahir rendah

Ada beberapa penyebab bayi lahir dengan berat badan di bawah normal, beberapa di antaranya adalah karena kondisi kesehatan ibu selama kehamilan tidak terlalu baik atau terlalu kurus sehingga memiliki janin berukuran kecil. Selain berat badan ibu, kondisi kesehatan ibu seperti anemia, gaya hidup yang buruk, paparan alkohol dan rokok selama hamil juga dapat menyebabkan bayi lahir rendah. Untuk itu, ibu hamil diharapkan menjaga kesehatan dengan baik agar dapat menghindari berat badan bayi lahir rendah.

Merawat bayi yang lahir dengan berat badan rendah

Bagi ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan rendah, bisa melakukan perawatan intensif di rumah yang dikenal dengan istilah Kangaroo Mother Care (KMC). Metode ini dapat mendekatkan bayi dengan ibu sekaligus meningkatkan berat badan bayi. Beberapa cara merawat bayi dengan berat lahir rendah antara lain:

1. Menyusui dengan optimal

ASI memegang peranan penting bagi bayi dengan berat badan rendah. ASI merupakan nutrisi terbaik yang bisa diberikan ibu pada bayi. Sebaiknya ibu menyusui bayi setiap 4-5 jam sekali untuk memastikan bayi mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Selain ASI, bayi mungkin membutuhkan suplemen mineral vitamin D untuk kebutuhan gizinya sehari-hari. Konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai suplemen tambahan yang dibutuhkan oleh bayi.

2. Lakukan skin to skin contact

Melakukan kontak kulit dengan bayi dapat membantu perkembangan bayi. Bayi yang lahir dengan berat badan rendah umumnya memiliki lapisan lemak yang tipis sehingga mudah menyebabkan hipotermia. Untuk mengatasinya, dekap atau gendong bayi menggunakan kain membentuk kantung seperti kangguru. Hal ini dapat membantu ibu mengawasi perubahan kesehatan bayi dan pemberian ASI.

3. Tidur bersama bayi

Bagi bayi yang lahir dengan berat badan rendah, Anda bisa membantu meningkatkan kondisinya dengan menemani si kecil saat tidur. Anda bsia meletakkan si kecil di posisi yang aman di samping ibu, namun Anda tetap perlu hati-hati menimpa tubuh si kecil.

4. Jauhkan dari polusi dan infeksi

Daya tahan tubuh bayi dengan berat badan lahir rendah masih sangat lemah. Selama berat badannya masih berada di bawah normal, sebaiknya jaga agar lingkungan sekitar si kecil bersih dan steril dari virus, bakteri dan polusi. Jika perlu, jauhkan dari orang dewasa yang sedang sakit dan hindari membawa bayi ke daerah yang berpolusi.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi