10 Tanda Hamil Bayi Kembar yang Harus Anda Kenali

tanda-hamil-bayi-kembar-doktersehat

DokterSehat.Com – Bagi beberapa pasangan, memiliki anak kembar merupakan dambaan. Kehamilan kembar sendiri dapat terjadi karena faktor genetik atau melalui proses bayi tabung. Selain itu, kehamilan kembar juga memiliki tanda khusus, apa saja tanda hamil bayi kembar tersebut?

Mengenali Tanda-Tanda Hamil Bayi Kembar

Pada dasarnya ciri kehamilan secara umum tidak jauh berbeda, hanya saja terdapat beberapa hal yang mungkin lebih terasa saat Anda mengandung anak kembar. Pada umumnya, ciri-ciri bayi kembar bisa diketahui sejak trimester pertama.

Berikut adalah tanda hamil bayi kembar yang umum terjadi, di antaranya:

1. Kadar hCG yang tinggi

Tanda hamil bayi kembar yang pertama adalah meningkatnya kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Pemeriksaan ini biasanya dilakukan ketika memasuki awal kehamilan. Kadar hCG yang tinggi dari kehamilan pada umumnya, biasanya menandakan bahwa Anda sedang mengandung anak kembar.

Namun, tingginya kadar hCG juga dapat dihasilkan pada ibu yang menggunakan obat penyubur. Tingginya kadar hCG ini bisa membuat morning sickness yang lebih berat dibanding kehamilan tunggal.

2. Mual dan muntah berlebih

Tanda hamil bayi kembar berikutnya adalah mual dan muntah yang berlebih. Mual dan muntah merupakan gejala kehamilan yang umum dirasakan. Namun, kadang hal ini juga dialami oleh wanita yang hamil anak kembar.

Sebaiknya periksakan kondisi mual dan muntah ini pada dokter kandungan. Hal ini juga berguna untuk memeriksa apakah Anda mengalami hiperemesis gravidarum, yaitu mual dan muntah berlebihan di masa kehamilan yang lebih parah dari morning sickness.

3. Berat badan lebih mudah naik

Kehamilan kembar akan meningkatkan berat badan lebih cepat pada trimester pertama. Perbedaan berat badan antara hamil bayi kembar dengan hamil normal bisa mencapai 4,5 kg di usia kehamilan yang sama.

Selain itu, tanda hamil bayi kembar juga bisa terlihat dari ukuran perut. Wanita hamil kembar cenderung terlihat lebih besar dari perut wanita kehamilan tunggal.

4. Kelelahan fisik

Tanda hamil bayi kembar yang bisa dialami adalah ibu hamil akan merasakan kelelahan yang lebih hebat dari sebelumnya. Selain kelelahan, umumnya sakit punggung juga akan terasa lebih awal karena beban yang dibawa menjadi lebih berat.

Kelelahan ini juga bisa disebabkan karena tubuh membutuhkan energi yang lebih besar untuk memenuhi nutrisi bagi dua janin di dalam kandungan. Kondisi ini akan semakin berat seiring perkembangan janin.

5. Intoleransi dengan makanan tertentu

Tanda hamil bayi kembar lainnya adalah ibu hamil akan mengalami intoleransi yang hebat pada salah satu makanan. Aroma dan tekstur makanan bisa menjadi penghambat ibu hamil kembar dalam mengonsumsi makanan.

Pada beberapa kasus, ibu hamil memang mengalami penciuman yang sangat sensitif sedangkan untuk wanita yang hamil kembar sering kali disertai dengan kondisi yang sangat parah. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah makanan-makanan dengan aroma menyengat seperti makanan laut.

6. Sering mengalami bercak

Selama trimester pertama, tanda hamil bayi kembar yang bisa dikenali adalah mengalami bercak atau flek yang keluar dari vagina. Asalkan flek tersebut tidak disertai adanya kram atau disertai perdarahan yang banyak, hal itu adalah sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan. Kondisi ini akan sering dialami saat Anda mengandung bayi kembar.

Meski hal masih dalam kategori normal, Anda harus mewaspadai bercak yang tidak biasa. Hal ini karena bisa jadi menunjukkan suatu keadaan yang serius, seperti keguguran. Dibanding kehamilan tunggal, risiko keguguran saat mengandung janin kembar memang lebih tinggi.

7. Sering sesak napas dan muncul rasa pegal

Tanda hamil bayi kembar lainnya adalah munculnya sesak napas. Sesak napas yang dialami wanita hamil kembar akan terasa lebih buruk jika dibandingkan kehamilan tunggal. Selain dipengaruhi tingginya kadar hormon progesteron dalam tubuh, adanya dua janin dalam kandungan dapat membuat diagfragma terdorong, sehingga menyebabkan kehamilan kembar menjadi tidak nyaman saat bernapas.

Selain itu, kehamilan kembar juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman jika dibandingkan kehamilan tunggal. Ketidaknyamanan yang bisa dirasakan adalah pegal pada kaki dan punggung, akibat meningkatknya kenaikan berat badan pada kehamilan kembar.

8. Gerakan bayi tidak terasa di masa awal kandungan

Bagi Anda yang ingin merasakan gerakan atau tendangan bayi saat mengandung, sepertinya hal ini tidak bisa Anda rasakan saat masa-masa awal kehamilan kembar. Gerakan bayi ini baru bisa dirasakan pada usia kehamilan 18-20 minggu. Meski begitu, pergerakan kehamilan tunggal pun juga mulai terasa pada usia kehamilan yang sama.

9. Jantung berdetak cepat

Seiring bertambahnya berat badan karena adanya janin kembar dan peningkatan volume darah, tanda hamil bayi kembar yang bisa terjadi adalah menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Irama jantung yang lebih cepat ini menyerupai ketika Anda sedang berolahraga.

10. Risiko preeklamsia menjadi lebih tinggi

Tanda hamil bayi kembar yang terakhir adalah Anda akan lebih sering mengalami preeklamsia. Preeklamsia merupakan kondisi tekanan darah tinggi, urine yang mengandung protein, serta dapat disertai pembengkakan kaki dan tangan ibu hamil. Kondisi ini harus diwaspadai karena dapat menimbulkan kejang-kejang pada ibu hamil.

Nah, itulah tanda hamil bayi kembar yang bisa Anda kenali.

Hal Penting yang Harus Dilakukan Saat Mengandung Bayi Kembar

Saat Anda sudah dinyatakan mengandung anak kembar, Anda diharuskan memenuhi asupan zat besi lebih tinggi dari biasanya untuk mendukung kesehatan janin. Apabila asupan zat besi tidak tercukupi dengan baik, Anda berisiko mengalami anemia. Selain itu Anda juga harus mengonsumsi 2.700 kalori setiap harinya.

Selain itu, beberapa hal lain yang harus diperhatikan adalah:

  • Lebih sering memantau kondisi kehamilan

Upayakan untuk memeriksakan kondisi kehamilan lebih sering ke dokter kandungan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan USG (ultrasonografi) untuk memantau kondisi pertumbuhan janin. Perhatikan juga mengenai kemungkinan tanda-tanda persalinan prematur agar Anda bisa mengantisipasinya.

  • Menjaga berat badan tetap ideal

Memperhatikan berat badan ketika Anda hamil kembar adalah sesuatu yang sangat penting. Atur berat badan agar Anda jangan mengalami kelebihan atau kekurangan berat badan agar janin dan Anda tetap terjaga kesehatannya.

Perlu Anda ketahui, kenaikan berat badan yang ideal saat hamil kembar adalah 17-25 kg. Apabila berat badan dirasa lebih dari itu, hal ini bisa berdampak pada kesehatan janin dan ibu. Selain itu, semakin berat badan bertambah maka usaha Anda mengembalikan berat badan seperti semula juga akan lebih sulit.

  • Melahirkan dengan operasi caesar

Ketika Anda sudah dinyatakan hamil kembar, angan-angan untuk melahirkan normal sepertinya harus ditunda, karena kemungkinan persalinan dilakukan lewat operasi caesar saat hamil kembar menjadi lebih tinggi.

Kondisi ini bisa terjadi salah satunya karena posisi sungsang yang sering dialami bayi kembar. Anda tidak perlu memaksakan untuk melahirkan secara normal jika kondisinya tidak memungkinkan.

Pada akhirnya, hamil kembar memang membuat Anda berisiko menghadapi banyak risiko. Namun, setelah Anda memahami tanda hamil bayi kembar dan risikonya lebih awal, membuat Anda lebih perhatian dalam menjaga kesehatan. Jangan lupa, konsultasi dengan dokter kandungan secara teratur untuk meminimalkan risiko yang bisa terjadi.