Terbit: 23 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sebagai orang tua baru tentu Anda masih beradaptasi dengan kebiasaan tidur bayi. Ada beberapa mitos tentang jadwal tidur bayi yang mungkin membuat Anda rancu. Apa saja mitos tersebut?

4 Mitos Seputar Jadwal Tidur Bayi

Mitos seputar jadwal tidur bayi

Dilansir dari Baby Center, berikut ini beberapa anggapan tentang waktu tidur bayi yang sering beredar di masyarakat:

1. Bayi tidak perlu jadwal tidur yang teratur
Salah. Anda mungkin beranggapan bahwa bayi yang baru lahir memang memiliki jadwal tidur yang tidak teratur. Hal tersebut benar adanya karena bayi belum mengenal waktu kapan harus tidur dan kapan harus bermain. Namun sebenarnya orang tua dapat melatih bayi tentang konsep waktu.

Jika orang tua disiplin mengatur jam tidur dan jam bermain bayi, maka hal ini dapat mengurangi kemungkinan Anda untuk begadang tengah malam karena menyusui si kecil.

2. Bayi dapat tidur sepanjang malam
Sama seperti dewasa, bayi dapat terbangun beberapa kali dalam semalam. Bedanya, orang dewasa tahu bagaimana caranya untuk dapat kembali tidur nyenyak sedangkan bayi tidak demikian. Umumnya bayi baru bisa menenangkan dirinya agar kembali tidur ketika usianya mencapai 6 bulan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

3. Memberi makan padat pada bayi dapat membuatnya tidur lebih awal
Banyak orang tua beranggapan jika bayi kenyang, maka ia dapat tidur lebih awal. Namun tentu saja anggapan ini bertentangan dengan anjuran WHO yang menyatakan bahwa bayi sebaiknya mulai makanan padat di usia 6 bulan atau lebih awal jika dalam kondisi tertentu. Jika sistem pencernaan bayi masih belum siap untuk mengolah makanan, maka sebaiknya hindari memberi makan bayi sebelum waktunya.

4. Bayi yang aktif di siang hari dapat tidur lebih awal
Salah satu anggapan yang beredar di masyarakat adalah jika bayi banyak beraktivitas di siang hari dan melewatkan jam tidur siang, maka ia dapat tidur malam lebih awal. Faktanya, bayi bisa saja terlalu lelah di siang hari, sehingga ia justru rewel dan sulit tidur saat malam.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi