Terbit: 16 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Anda tentu sudah sering mendengar bahwa ada banyak jenis makanan khas lebaran yang tidak boleh dikonsumsi berlebihan, bukan?

4 Makanan Ini Boleh Dikonsumsi Sepuasnya saat Lebaran!

Ya, sudah menjadi rahasia umum jika masakan khas lebaran disajikan dengan banyak santan yang mengandung lemak, daging yang tinggi lemak jenuh serta sajian sajian masakan lain yang cenderung tinggi kalori.

Makanan-tak-boleh-berlebihan-bumil-lebaran-doktersehat-1

Mengingat hal tersebut, tentu menjadi hal yang wajar jika kita jadi harus membatasi porsi konsumsi berbagai makanan khas lebaran. Akan tetapi, ada lho makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi sepuasnya saat lebaran.

Konsumsi makanan sepuasnya bukan berarti boleh berlebihan

Perlu diketahui, makanan yang boleh dikonsumsi sepuasnya disini bukan berarti boleh Anda konsumsi tanpa batas ya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Akan tetapi makanan di bawah ini bisa Anda konsumsi dalam porsi yang cukup besar untuk memuaskan keinginan makan Anda.

doktersehat makan junk food

photo credit: Pexels by Twenty20

Ada beberapa jenis makanan yang kandungan kalorinya sedikit meskipun dikonsumsi dalam porsi yang besar.

Hal ini akan sangat cocok dipilih untuk memuaskan nafsu makan Anda yang sedang tinggi pasca berpuasa bukan? Penasaran makanan apa saja yang boleh kita konsumsi berlebihan tersebut, yuk sama-sama kita simak di bawah ini!

Pilihan makanan yang bisa dikonsumsi dalam porsi besar saat lebaran

Beberapa jenis bahan makanan dan minuman yang bisa banya dikonsumsi saat lebaran tidak boleh asal ditentukan.

Sebaiknya Anda juga memilih konsumsi bahan makanan yang bisa memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh, yaitu serat atau cairan. Pilihan makanan dan minuman yang boleh banyak dikonsumsi saat lebaran, adalah:

1. Sayuran berdaun hijau

Sayur berdaun hijau memiliki kandungan kalori yang rendah namun kaya akan serat dan cairan. Anda bisa menjadikan konsumsi sayur berdaun hijau, misalnya bayam, selada, sawi hijau, atau kangkung sebagai bagian dari bahan makanan yang Anda konsumsi saat lebaran.

doktersehat-sayuran-hijau

Porsi sayur berdaun hijau cenderung lebih besar ketimbang bahan makanan lain karena volume bahan makanan yang ringan.

Dalam satu hari, Anda bisa mengonsumsi hingga 20 sendok sayur/sendok besar sayur berdaun hijau yang direbus atau dikukus, untuk memenuhi kebutuhan serat harian dari konsumsi sayur.

2. Biji-bijian

Kerap dianggap remeh, nyatanya berbagai jenis biji-bijian seperti biji bunga matahari atau biji rami, bisa jadi pilihan bahan makanan yang boleh kita konsumsi dalam jumlah banyak, lho.

Jangan salah, meskipun kandungan kalorinya rendah kandungan serat, fitonutrien serta minyak nabati yang super pada berbagai jenis biji-bijian membuatnya jadi pilihan yang super sehat.

Manfaat-dan-Kandungan-Biji-Matahari-doktersehat

Photo Credit: flickr/ tOrange.biz

Anda bisa mengonusmsi biji-bijian secara langsung, menambahkan pada bahan makanan misalnya masakan, roti atau minuman.

Perhatikan bahwa umumnya konsumsi satu porsi biji-bijian sebaiknya tidak lebih dari 4-6 sendok makan, ya.

3. Air putih

Anda tentu sudah sering mendengar bahwa air putih adalah salah satu jenis minuman tanpa kalori. Anda bisa menjadikan hal ini awal untuk kembali mengonsumsi air putih yang cukup di hari biasa pasca berpuasa.

doktersehat-minum-air-putih-sehat-1024

Perlu diingat bahwa konsumsi air putih termasuk memang termasuk cukup banyak, akan tetapi harus sesuai dengan kebutuhan yaitu antara 1,5 hingga 2,5 liter sesuai kondisi dan aktivitas harian Anda.

4. Buah-buahan

Mirip dengan sayur, mengonsumsi buah sebagai bahan makanan harian akan sangat mendukung pemenuhan serat dan vitamin harian.

Porsi pemenuhan kebutuhan buah lazimnya cukup sulit dipenuhi, hal ini mengingat porsi pemenuhan yang cukup besar yaitu hingga 3-4 porsi buah dalam sehari.

buah-program-hamil-doktersehat-1

Designed by Freepik

Kondisi ini membuat Anda bisa mengonsumsi buah dalam jumlah yang cukup banyak namun tentu tetap sehat mengingat buah padat akan vitamin, mineral, serat, dan fitonutrien yang penting untuk tubuh.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi