DokterSehat.Com– Ketika kulit terasa gatal, hal pertama yang akan Anda lakukan adalah menggaruknya, bukan? Rasa gatal yang muncul tersebut sangatlah mengganggu sehingga Anda pun ingin segera menggaruknya. Namun, kadangkala ketika digaruk, justru dapat memperburuk kondisi bagian tubuh yang terasa gatal.

doktersehat-biduran-gatal

Perlu diketahui, sebenarnya ada jenis gatal yang tidak boleh digaruk. Sebab, jika digaruk akan membuat rasa gatal tersebut semakin parah serta bisa membuat luka. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 4 jenis rasa gatal yang sebaiknya tidak digaruk agar kondisinya tidak semakin memburuk.

1. Kulit yang Mengelupas

Kulit mengelupas biasanya terjadi akibat paparan sinar UV yang berlebihan. Hal ini dikarenakan sengatan sinar matahari yang mengiris respons inflamasi pada tubuh sehingga menyebabkan kulit mengelupas dan terasa gatal. Meskipun menimbulkan rasa gatal, sebaiknya tidak menggarukna. Sebab, ketika Anda menggarus bagian kulit yang mengelupas, maka justru akan memperburuk keadaan kulit, bahkan proses penyembuhannyapun akan semakin lambat.

2. Kulit Kering

Rasa gatal pada kulit juga bisa diakibatkan oleh lapisan luar pelindung kulit Anda kering. Sebaiknya Anda tidak menggaruknya karena dapat merusak lapisan permukaan kulit, bahkan bisa menyebabkan infeksi. Untuk itu, sebaiknya hentikan kebiasaan menggaruk rasa gatal pada kulit yang kering karena sifatnya hanya sementara.

3. Ketombe

Ketombe merupakan salah satu masalah yang terjadi pada kulit kepala yang bisa menyebabkan rasa gatal. Selain terlihat menjijikkan, rasa gatal yang disebabkan oleh ketombe bisa menurunkan rasa percaya diri, ketika Anda mencoba menggaruknya di depan orang lain. Tidak hanya itu, sebenarnya menggaruk ketombe ternyata juga bisa memperburuk kondisi kulit kepala sehingga menjadi sulit untuk disembuhkan.

4. Gigitan Serangga

Serangga merupakan binatang yang sering menggigit atau menyengat kulit, salah satunya adalah nyamuk. Gigitan tersebut kerap menimbulkan rasa gatal yang luar biasa sehingga membuat Anda ingin segera menggaruknya. Mulai sekarang, sebaiknya Anda berhenti menggaruknya. Sebab, seorang dokter kulit menyarankan untuk tidak menggaruk kulit yang digigit serangga karena bisa menyebabkan peradangan yang lebih parah sehingga bisa memicu risiko infeksi pada kulit.