4 Fungsi Penting Plasenta Selama Kehamilan

doktersehat-Plasenta-Previa-hamil
Photo Credit: Praveen Kumar

DokterSehat.Com– Plasenta atau ari-ari memiliki banyak manfaat saat kehamilan. Kondisi plasenta dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam kandungan. Plasenta yang baik mampu mendukung perkembangan janin. Sebaliknya, plasenta yang mengalami gangguan juga akan berpengaruh pada kesehatan bayi. Apa saja fungsi plasenta dalam kehamilan?

Apa yang dimaksud dengan plasenta?

Plasenta adalah organ yang bertugas menyediakan oksigen dan nutrisi bagi bayi untuk mendukung pertumbuhannya. Plasenta mengantarkan berbagai zat dan nutrisi yang dibutuhkan bayi dari aliran darah ibu. Selain itu plasenta juga berfungsi sebagai saluran pembuangan zat yang tidak ia perlukan seperti karbon dioksida dan zat lainnya.

Fungsi plasenta selama hamil

Beberapa fungsi plasenta bagi janin antara lain:
1. Plasenta sebagai kelenjar yang menghasilkan hormon
Selama kehamilan, plasenta juga berfungsi sebagai kelenjar yang bertugas melepaskan semua hormon penting bagi pertumbuhan bayi. Hormon ini berfungsi untuk meningkatkan aliran darah, mempercepat metabolisme ibu dan membantu persiapan payudara untuk menyusui.

2. Plasenta melindungi bayi dari infeksi

Selama di dalam kandungan, bayi mendapat antibodi melalui plasenta. Antibodi membantu memberikan perlindungan dari infeksi virus atau bakteri. Namun pada kasus infeksi yang serius, plasenta bayi tidak bisa memberikan perlindungan yang efektif.

3. Plasenta menyaring zat berbahaya
Plasenta juga berfungsi sebagai zat pembuangan atau menyaring zat yang berbahaya. Plasenta dapat berfungsi sebagai ginjal, yaitu menyerap zat yang diperlukan tubuh dan membantu membuang zat yang sudah tidak digunakan untuk tubuh.

4. Plasenta berfungsi sebagai alat pernapasan bayi
Sebelum menggunakan paru-paru, bayi bernapas menggunakan plasenta. Plasenta berfungsi untuk menyediakan kebutuhan oksigen bagi bayi. Plasenta akan menyalurkan oksigen yang diperlukan bayi ke tali pusar bayi untuk dilairkan ke aliran darah bayi.

Nah Bunda, ternyata penting sekali kan fungsi plasenta ini dalam kehidupan si kecil? Lakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi plasenta Anda selama kehamilan. Kerusakan fungsi plasenta dapat berbahaya bagi kesehatan janin.