4 Efek Olahraga Lari pada Penis dan Testis

efek-samping-lari-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

DokterSehat.Com – Lari adalah salah satu jenis olahraga yang mudah dilakukan dan baik untuk kesehatan kardiovaskular. Dengan berlari, tubuh jadi mengalami peningkatan metabolisme dan juga membakar banyak lemak sehingga pria cenderung memiliki berat badan ideal.

Meski lari memberikan dampak positif, terlalu sering melakukan aktivitas sini juga tidak baik untuk kesehatan. Pertama, tenaga pria akan cepat habis dan lemas. Selain itu, pria juga jadi kerap alami dehidrasi kalau tidak minum banyak air.

Terakhir dan paling penting, pria bisa mengalami gangguan pada penis dan juga testis.

1. Testis kerap sakit

Seperti halnya dengan varises, testis juga mengalami pembesaran pembuluh darah di belakangnya. Kondisi yang sering disebut dengan nama varikokel ini menyebabkan rasa nyeri yang cukup besar sehingga pria khawatir kalau testisnya mengalami kanker.

Kondisi varikokel umum sekali di kalangan pelari. Untuk mengatasi kondisi ini, pria disarankan menggunakan celana lari dan bagian dalamnya menggunakan jenis kompresor yang membuat area testis tetap akan dan tidak ikut terguncang saat pria lari.

2. Kompresor menekan peredaran darah

Celana kompresor memang membuat testis jadi nyaman. Namun, kalau sering digunakan akan membuat aliran darah di area penis jadi terhambat. Dampak dari kondisi ini adalah penis bisa mengalami kesemutan dan mati rasa selama beberapa saat. Gunakan kompresor yang tidak terlalu ketat.

3. Lecet dan infeksi pada penis

Saat lari penis akan kerap bergesekan dengan celana dalam. Selain itu, area di dalam celana dalam juga kan panas sehingga infeksi bisa saja terjadi. Untuk menghindari kondisi ini, pria disarankan untuk segera membersihkan diri selesai berlari.

4. Menurunkan kualitas sperma

Kualitas sperma bisa saja turun kalau pria tidak bisa menjaga suhu di area selangkangannya. Saat lari, suhu di area testis akan naik signifikan. Dampaknya, pematangan sperma jadi terganggu dan kualitasnya jadi menurun.

Inilah empat dampak negatif lari yang mengganggu penis dan testis. Anda masih boleh kok berlari, tapi perhatikan intensitasnya ya.