Terbit: 1 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sebagian besar pria suka sekali berolahraga entah itu di dalam ruangan atau di luar ruangan. Dengan melakukan olahraga, badan pria jadi lebih sehat dan kesehatan seksualnya semakin meningkat. Tidak mengherankan kalau pria yang bugar selalu hebat di ranjang dan bisa memuaskan pasangannya.

4 Cara Mengatasi Penis Nyeri Saat Berolahraga dengan Intensitas Tinggi

Meski olahraga disukai oleh pria, ada kalanya mereka malas melakukan kegiatan ini karena penis jadi sakit. Entah karena apa sebabnya, pria jadi tidak nyaman saat berolahraga dan memutuskan untuk mengurangi atau tidak melakukannya.

Agar pria tetap rajin berolahraga dan penis tidak mendapatkan gangguan, coba lakukan empat cara di bawah ini.

1. Sedikit memangkas rambut kemaluan

Salah satu penyebab utama yang membuat penis jadi sakit adalah rambut kelamin. Saat berolahraga dengan intens seperti lari atau di gym, rambut kemaluan suka tersangkut ke mana saja termasuk di penis yang mengerut.

Agar rambut kemaluan tidak mengganggu aktivitas olahraga, rapikan agar tidak terlalu panjang. Anda tidak perlu memangkasnya sampai habis karena bisa memberi rasa tidak nyaman pada area pubis.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

2. Menggunakan pelindung penis

Beberapa atlet lari atau yang kerap melakukan aktivitas berat kerap menggunakan pelindung penis. Dengan pelindung ini, penis tidak akan bergerak ke kiri dan ke kanan. Alat vital ini akan tetap di tempatnya sehingga Anda mudah bergerak.

3. Gunakan pakaian yang nyaman

Jangan menggunakan pakaian yang tidak nyaman. Coba pilih pakaian yang sedikit longgar baik itu bagian luar atau celana dalam. Hindari penis merasa sakit terlebih saat ereksi.

4. Gunakan bedak

Beberapa pria mudah berkeringat di area penis. Untuk menghindar area itu lengket dan akhirnya menghasilkan banyak gesekan, coba gunakan bedak khusus. Bedak ini akan membuat area tetap kering dan bersih.

Dengan melakukan empat cara di atas, penis Anda akan tetap aman dan olahraga bisa berjalan dengan baik.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi