4 Cara Alami Atasi Sakit Maag

penyebab muntaber dan obat muntaber

DokterSehat.Com– Maag merupakan salah satu gangguan pencernaan yang banyak terjadi di indonesia. Penyebab maag antara lain pola makan yang buruk, infeksi bakteri, obesitas, makan terlalu cepat atau terlalu banyak, dan makan makanan berminyak, pedas dan berlemak.

Beberapa gejala sakit maag di antaranya mual, kembung pada perut bagian atas, sering bersendawa, nyeri ulu hati atau rasa panas dan nyeri di tengah dada, dan refluks, yaitu kembalinya makanan atau cairan dari lambung ke kerongkongan. Gejala tersebut umumnya dapat diredakan dengan mengonsumsi obat maag yang beredar di pasaran. Selain itu, Anda juga bisa mengatasi maag lewat beberapa cara alami berikut ini:

Mengonsumsi lidah buaya
Selain berkhasiat untuk menyembuhkan perawatan kulit, lidah buaya juga dapat meredakan gejala sakit maag. Lidah buaya mengandung barbaloin, aloin dan aloe-emodin yang bersifat pencahar dan antiradang yang baik untuk meredakan tukak lambung yang disebabkan oleh asam, alkohol, aspirin dan obat-obatan lainnya. Sebagai obat, Anda dapat mengupas daun lidah buaya dan memakan daging buahnya langsung, atau mengolahnya menjadi jus.

Mengunyah permen karet
Sebuah studi di Wake Forest University, California menyebutkan bahwa mengunyah permen karet dapat mendorong produksi air liur yang dapat melegakan esofagus dan menurunkan asam ke dalam perut Anda sehingga asam lambung menjadi lebih stabil.

Tidur menyamping
Posisi tidur yang baik juga dapat membantu Anda meredakan gejala maag. Tidurlah di sisi kiri dengan posisi yang agak tinggi. Tidur dalam posisi telentang dapat mengganggu aliran asam lambung dari esofagus sehingga memperparah refluks asam lambung di malam hari.

Posisi tidur yang juga tidak disarankan adalah tidur dengan menyamping ke kanan. Posisi ini dapat memicu terjadinya heartburn, yaitu rasa panas yang muncul di dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Selain itu, gunakan pakaian yang longgar saat tidur untuk membantu mengurangi tekanan perut saat tidur dan melancarkan aliran darah.

Hindari makan malam dengan porsi besar
Para ahli menyarankan untuk makan malam setidaknya dua atau tiga jam sebelum tidur untuk mengurangi asam lambung dan sedikit mengosongkan perut sebeum Anda tidur. Makan dalam porsi besar dapat memberi tekanan dalam perut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Saat makan, duduklah di kursi yang tegak dan coba untuk tidak terburu-buru saat makan. Makan terlalu cepat dapat menghasilkan lebih banyak asam yang dapat memicu maag.