Terbit: 28 Januari 2019 | Diperbarui: 29 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sayuran merupakan makanan bergizi yang banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, mengonsumsi sayuran juga dianggap salah satu cara terbaik untuk menurunkan darah tinggi atau hipertensi. Ada beberapa macam sayuran penurun darah tinggi yang dinilai efektif, sehingga tidak ada salahnya bagi Anda yang mempunyai darah tinggi untuk terus mengonsumsinya setiap hari.

7 Sayuran Penurun Darah Tinggi secara Efektif

Apa Itu Hipertensi

Hipertensi adalah nama lain untuk tekanan darah tinggi. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian.
Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh darah ke dinding pembuluh darah. Tekanannya tergantung pada pekerjaan yang dilakukan oleh jantung dan resistensi pembuluh darah.

Hipertensi dan penyakit jantung adalah masalah kesehatan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan bahwa pertumbuhan industri makanan olahan telah memengaruhi jumlah garam dalam makanan di seluruh dunia, dan bahwa ini berperan dalam hipertensi.

Sayuran untuk Darah Tinggi

Ada beberapa alasan di balik peningkatan tekanan darah dan salah satunya adalah pola makan kita. Pilihan makanan kita hari ini banyak berputar di sekitar natrium. Meskipun sesekali memanjakan diri memakan kentang goreng, burger, dan gorengan, namun Anda harus mengurangi atau berhenti mengonsumsinya.

Makanan tinggi natrium menyebabkan retensi air. Air yang ditambahkan memberi tekanan pada jantung dan pembuluh darah, yang selanjutnya membuat mereka mengerut dan menyebabkan peningkatan level tekanan darah. Untuk orang-orang penderita tekanan darah sedikit meningkat, dokter biasanya merekomendasikan diet tekanan darah tinggi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Diet tekanan darah tinggi harus rendah natrium, dan campuran yang baik dari buah-buahan kaya serat dan biji-bijian. Lemak jenuh tidak boleh, juga makanan tinggi kolesterol. Selain buah dan biji-bijian, berikut beberapa sayuran yang dapat menurunkan hipertensi:

1. Seledri

Sayuran penurun darah tinggi yang pertama adalah seledri. Sayuran ini mengandung kalium serta phthalide yang berkhasiat melenturkan dinding pembuluh darah arteri serta membantu melancarkan aliran darah, konsumsi seledri juga bisa menurunkan hormon stres yang biasanya tinggi pada pasien hipertensi, sehingga membantu menurunkan tekanan darah.

2. Wortel

Wortel mengandung zat bernama beta-karoten serta kalium, yang manfaatnya baik untuk menormalkan detak jantung serta fungsi ginjal. Detak jantung yang tidak normal adalah komplikasi yang biasanya dialami oleh pasien hipertensi, konsumsi wortel untuk hipertensi secara teratur agar kondisi jantung dan tekanannya normal kembali.

3. Bayam

Apakah bayam bisa menurunkan darah tinggi? Ya, bayam untuk hipertensi.

Selain meningkatkan energi, bayam untuk darah tinggi, karena sayur ini mengandung magnesium, yang berfungsi untuk menurunkan serta mengontrol tekanan darah tinggi. Bayam juga bermanfaat menyehatkan pembuluh darah arteri, sehingga tidak mengalami kaku dan pengerasan.

4. Kubis

Selain bayam buat darah tinggi, sayuran berdaun ini berkhasiat menjaga tingkat tekanan darah tetap terkendali. Tahukah Anda bahwa kandungan potasium dalam kubis menghasilkan sekitar 12% dari asupan harian yang direkomendasikan dalam porsi 2 cangkir (178 gram)? Pastikan Anda mencuci sayuran untuk darah tinggi ini dengan baik sebelum dimasak.

5. Ubi Jalar

Ubi jalar tidak hanya tinggi kalium tetapi juga nutrisi yang menyehatkan jantung lainnya seperti magnesium dan mangan. Kalium dalam elektrolit penting yang membantu mengatur tekanan darah dengan menangkal efek natrium dalam tubuh. Ini membantu menghilangkan natrium melalui urine.

6. Brokoli

Sayuran ini adalah sumber yang baik untuk mineral pengatur tekanan darah, karena mengandung magnesium, kalsium, dan kalium. Faktanya, banyaknya kandungan dari ketiga mineral itu adalah tanda banyak makanan untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian sebelumnya pada hewan telah menemukan bahwa diet tinggi brokoli dapat membantu mengurangi tekanan darah, penyakit kardiovaskular, dan stroke. Sayuran penurun darah tinggi ini kaya akan senyawa yang dapat membantu mengurangi kerusakan arteri, yang mungkin berperan dalam tekanan darah tinggi.

7. Jus bit

Penderita tekanan darah tinggi meminum sekitar delapan ons jus bit dapat mengalami penurunan tekanan darah sekitar 10 mm Hg, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2013 di jurnal American Heart Association Hypertension. Nitrat yang berubah menjadi oksida nitrat, gas yang memperlebar pembuluh darah dan membantu aliran darah.

Meminum segelas jus bit sehari dapat membantu menjaga tekanan darah pada tingkat yang lebih rendah dan lebih sehat.

Akan lebih maksimal lagi khasiat untuk menurunkan hipertensi bila mengonsumsi sayuran tersebut dalam bentuk jus, jangan lupa untuk membersihkannya dengan baik sebelum mengolah menjadi jus. Jika tidak suka mengonsumsi sayur mentah, maka bisa dikukus sebentar untuk melunakkannya.

Pola Hidup Sehat untuk Penderita Hipertensi

Jika Anda tidak selalu dapat mengontrol apakah mengalami tekanan darah tinggi, ada kebiasaan gaya hidup sehat yang dapat dikembangkan untuk membantu mencegah hipertensi, dan mengurangi risiko masalah kesehatan terkait tekanan darah tinggi di masa mendatang.

Untuk menghindari diagnosis hipertensi, berikut ini pilihan pola hidup sehat yang bisa Anda terapkan, seperti dilansir Everyday Health:

1. Pertahankan berat badan yang sehat

Bila ingin mencegah hipertensi, menjaga berat badan sangat penting. Orang yang kelebihan berat badan harus mencoba menurunkan berat badan, dan orang dengan berat badan normal harus menghindari penambahan berat badan. Jika Anda memiliki berat badan ekstra, menurunkan berat badan hanya 10 Kg dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi. Jadi, konsultasikan dengan dokter tentang berat badan terbaik untuk Anda.

2. Makanlah dengan diet seimbang 

Makan makanan sehat dapat membantu menjaga tekanan darah terkendali. Konsumsi banyak buah dan sayuran untuk untuk darah tinggi, terutama yang kaya kalium, dan batasi asupan kalori, lemak, dan gula yang berlebihan. Pertimbangkan untuk mengikuti Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), diet yang telah terbukti membantu mengelola tekanan darah.

3. Kurangi asupan garam

Bagi banyak orang, makan makanan rendah sodium dapat membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Semakin tinggi asupan natrium, semakin tinggi tekanan darah. Anda dapat mengurangi asupan garam total dengan menghindari makanan kemasan dan olahan tinggi sodium dan tidak menambahkan garam tambahan untuk makanan Anda.

4. Berolahraga secara teratur

Bergeraklah untuk mencegah hipertensi. Aktivitas fisik sangat penting, semakin banyak olahraga yang Anda lakukan, semakin baik, tetapi bahkan sedikit dapat membantu mengontrol tekanan darah. Olahraga ringan selama sekitar 30 menit tiga kali seminggu adalah awal yang baik.

5. Hindari alkohol

Minum terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Bagi wanita, itu berarti tidak lebih dari satu gelas sehari, dan untuk pria, tidak lebih dari dua gelas.
Pantau tekanan darah Anda. Pastikan tekanan darah diukur secara teratur, baik di kantor dokter atau di rumah.

Tekanan darah tinggi sering terjadi tanpa gejala, jadi hanya pembacaan tekanan darah yang akan memberi tahu Anda jika tekanan darah meningkat. Jika dokter menentukan bahwa Anda memiliki prehipertensi – tekanan darah dalam kisaran 120-139 / 80-89 milimeter air raksa (mmHg) yang membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena hipertensi – dokter dapat merekomendasikan langkah-langkah tambahan sebagai perlindungan.

Perhatikan kebiasaan gaya hidup Anda dan putuskan di mana Anda dapat membuat perubahan untuk membantu mencegah hipertensi. Terapkan hal kecil yang bermanfaat, seperti mengemil buah-buahan dan sayuran alih-alih mengonsumsi makanan cepat saji, dan terus praktikkan kebiasaan baik ini hingga menjadi bagian dari rutinitas harian Anda.

Membiasakan perubahan gaya hidup ini dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi jika tekanan darah Anda saat ini terkendali, atau menurunkan tekanan darah jika angka Anda sudah meningkat.

Teman Sehat! Yuk mulai sekarang terapkan pola hidup sehat untuk menjaga tekanan darah tetap normal.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi