Terbit: 23 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.ComРKanker ovarium adalah salah satu jenis kanker yang masuk dalam kategori  penyakit mematikan. Kanker ini tumbuh dan terjadi di ovarium atau indung telur. Menurut sebagian orang, kanker ovarium hanya menyerang wanita yang berusia di atas 50 tahun atau wanita yang telah memasuki fase menopause. Tapi tahukah Anda jika hal tersebut tidaklah benar.

3 Penyebab Kanker Ovarium yang Wajib Anda Kehahui

Photo Credit : pexels.com

Siapapun dan berapa pun usianya, memiliki risiko yang sama terhadap jenis penyakit mematikan ini. Selain itu, kanker ovarium juga tergolong sulit dideteksi sebab gejalanya tidak terlalu ketara alias samar. Oleh karenanya, para ahli kesehatan terus menekankan beberapa hal kepada seluruh wanita agar terhindar dari kanker ovarium ini. Nah, sebagai informasi untuk pencegahan, berikut 3 penyebab kanker ovarium yang sering mengancam nyawa seseorang.

1. Obat-Obatan

Pada beberapa penelitian yang dilakukan, penderita kanker ovarium mengakui jika mereka rutin mengonsumsi berbagai jenis obat-obatan, khusunya obat kesuburan. Ya, obat kesuburan memang baik dikonsumsi guna mempercepat keturunan. Tapi, jika digunakan dalam waktu lama dan dosis yang besar akan memicu datangnya kanker ovarium yang sulit disembuhkan.

2. Merokok

Jika Anda adalah seorang perokok, maka hentikanlah kebiasaan tersebut mulai sekarang. Faktanya, merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit mematikan, salah satunya adalah kanker ovarium. Rokok sering kali menjadi faktor terjadi kanker ovarium pada wanita karena kandungan racun yang kompleks pada rokok bisa merusak seluruh organ di dalam tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

3. Obesitas

Pakar kesehatan sepakat mengenai hal ini. Bahwasanya wanita dengan lemak berlebih atau obesitas memiliki risiko kanker ovarium tinggi. Hal tersebut dikarenakan reproduksi sel atau hormon tidak stabil dan terganggu dikarenakan penyumbatan sistem dan saraf pada area tubuh. Untuk mengatasinya, Anda harus berjuang ekstra dalam membuang lemak serta kalori yang bersarang di tubuh Anda.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi