Terbit: 4 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata diet sehat? Sebagian besar diet sehat yang dianjurkan oleh asosiasi kesehatan dan para pakar kesehatan & gizi adalah plant based diet.

3 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Melakukan Diet Sehat

Ya, diet yang menganjurkan agar kita lebih banyak mengonsumsi makanan dari tanaman ini merupakan prinsip diet sehat yang telah terbukti manfaatnya. Namun dalam penerapannya, sebagian besar orang salah mengartikan sehingga tujuan diet sehat jadi tidak tercapai.

Untuk itu hindari kesalahan yang kerap terjadi saat menerapkan diet sehat di bawah ini, yaitu:

1. Pilihan makanan dalam piring tidak bergizi lengkap

Plant based diet yang dianjurkan dalam diet sehat, bukan berarti kita hanya dianjurkan mengonsumsi makanan dari tanaman, misalnya buah atau sayur, saja ya. Jika hanya sayur dan buah yang dipilih maka bisa jadi kebutuhan karbohidrat dan protein tidak terpenuhi.

Tetap pilih makanan berkarbohidrat misalnya nasi, kentang atau roti, makanan berprotein dari susu, daging, telur dan kacang-kacangan. Diet sehat bukan berarti menghilangkan kebutuhan dari makanan non plant based ya, semua jenis zat gizi tetap bisa dikonsumsi, asalkan porsinya sesuai kebutuhan.

2. Kebutuhan kalori tubuh tidak tercukupi

Berkaitan dengan pilihan makanan yang tidak lengkap, hal tersebut lebih jauh akan membuat tubuh tidak tercukupi kebutuhan gizinya.

Hal ini disebabkan kita terlalu banyak fokus dengan pilihan makanan dari tanaman dan cenderung mengesampingkan kebutuhan energi harian. Untuk itu selalu pastikan makanan yang kita pilih jenis dan porsinya sesuai dengan kebutuhan kalori tubuh.

3. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berprotein

Berlawanan dengan dua hal di atas, salah satu kekhawatiran saat menerapkan plant based diet adalah tidak tercukupinya kebutuhan protein. Hal ini kemudian akan menyebabkan asupan protein jadi berlebihan. Padahal dengan pemilihan bahan makanan yang tepat, protein bisa tetap terpenuhi dari sayur berdaun hijau, kacang-kacangan, dan protein hewani dalam jumlah yang cukup lho.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi