Kandungan Durian Lokal dan Impor untuk Cegah Over Asupan Gizi!

DokterSehat.Com – Durian adalah buah yang disukai banyak orang karena memang memiliki rasa yang lezat. Para penggemar durian jarang mengetahui apa saja kandungan durian beserta jumlahnya. Oleh karena itu, baca terus untuk menemukan jenis dan jumlah kandungan buah durian lokal dan impor.

Mengenal Buah Durian

Durian adalah buah asli Indonesia yang ditemukan di Kalimantan. Nama durian berasal dari bahasa Melayu yaitu ‘duri’ dan ‘an’. Ini dikarenakan buah durian memiliki banyak duri dan diberikan imbuhan ‘an’.

Kini, durian telah menyebar ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Eropa, dan lainnya. Sebenarnya, durian Indonesi adalah durian yang memiliki banyak varietas paling banyak.

Namun, sayangnya varietas durian yang melimpah ini belum dapat dikebunkan secara komersil dan bisa diekspor. Inilah mengapa durian impor menyerbu pasar Indonesia, seperti durian dari Malaysia dan Thailand.

Pernyataan buah durian sebagai buah asli Indonesia disertai dengan bukti-bukti otentik di masa lampau. Pada relief batu candi Borobudur, terdapat pahatan buah durian bersama buah-buah lainnya sebagai buah yang dikonsumsi di masa itu.

Mengapa Durian Disebut Sebagai Raja Buah?

Baik di dalam negeri maupun di luar negeri, durian dijuluki dengan sebutan ‘raja buah’ atau ‘king of the fruits’. Ada banyak versi mengapa durian diberi julukan ini tetapi ada dua versi yang paling populer. Versi pertama disebutkan bahwa buah durian adalah buah kesukaan si raja hutan.

Inilah yang membuat durian juga ikut disebut sebagai raja buah. Akan tetapi, versi pertama ini cukup janggal. Versi kedua yaitu versi yang lebih masuk akal, memberikan penjelasan bahwa buah durian merupakan buah yang ‘kuat’.

Kekuatan pada buah durian ini jelas nampak pada kulit durian yang berduri. Duri-duri tersebut cukup berbahaya bahkan bisa menimbulkan kematian bagi manusia dan hewan. Selain itu, durian juga memiliki aroma yang sangat kuat karena kandungan belerang.

Tidak heran jika aroma durian sudah bisa tercium dari jarak jauh. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan aromanya dan enggan untuk mengonsumsinya. Kekuatan ini juga terlihat jelas pada nilai ekonomis dari buah durian.

Harga buah durian cukup tinggi dari rata-rata harga buah pada umumnya. Harga untuk 1 kg durian dimulai dari Rp 50.000,- hingga mencapai ratusan ribu rupiah. Jadi, julukan sebagai raja buah ini memang layak disematkan pada durian karena alasan-alasan tersebut.

Mengapa Kandungan Buah Durian Perlu Diketahui?

Orang-orang yang hendak mengonsumsi atau malah seorang penggemar berat durian seharusnya mengetahui semua kandungan gizi durian beserta jumlahnya. Informasi kandungan durian cukup penting diketahui karena orang-orang bisa mengatur jumlah asupan gizinya.

Hal ini bisa mencegah seseorang dari kelebihan asupan yang bisa berakibat buruk bahkan fatal bagi kesehatan dan keselamatan nyawanya. Oleh sebab itu, mengetahui kandungan gizi durian bisa mencegah Anda dari kejadian buruk tersebut.

Kandungan Durian Lokal

Sama halnya dengan buah-buahan lainnya, buah durian juga mengandung zat gizi makro dan zat gizi mikro. Berdasarkan informasi yang didapat dari data yang ada di dalam DKBM Indonesia, kandungan gizi durian lokal terdiri dari protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Secara detail, jumlah kandungan durian lokal per 22 gram daging buah adalah : 134 kalori energi; 2.50 protein; 3.00 gram lemak; 28.00 karbohidrat; 7.00 mg kalsium; 44 mg fosfor; 1.00 mg zat besi;  175 mg vitamin A; 0.10 mg vitamin B; dan 53.0 mg vitamin C.

Anda bisa melihat sendiri bahwa durian memiliki berbagai macam kandungan zat gizi yang lengkap dan cukup banyak. Jadi, jika Anda sedang menjalani program diet maka sebaiknya Anda menjauhi konsumsi durian karena berpotensi untuk menggagalkan diet Anda.

Kandungan Gizi Durian Impor

Buah durian yang ada di Indonesia tidak hanya durian lokal saja melainkan ada pula durian impor yang masuk ke pasar tanah air. Kandungan gizi durian impor ini memang memiliki perbedaan dengan kandungan durian lokal.

Sesama durian impor juga bisa jadi memiliki perbedaan kandungan gizi tergantung pada asal negara dan varietasnya. Kandungan gizi durian impor yang akan disajikan di bawah ini memiliki informasi yang cukup lengkap.

Di dalam 100 gram buah durian mengandung 147 kkal energi; 1,47 gram protein; 5,33 gram lemak; 3,8 gram karbohidrat; 27,09 gram serat; 6 mg kalsium; 0,43 mg zat besi; 30 mg magnesium; 38 mg fosfor; 436 mg kalium; 1 mg natrium; 0,28 mg seng; 0,207 mg tembaga; dan 0,324 mg mangan.

Selain zat gizi makro dan mineral, durian impor juga memiliki kandungan beberapa jenis vitamin, di antaranya 45000 IU vitamin A; 19,7 mg vitamin C; 0,374 mg vitamin B1/ tiamin; 0,2 mg vitamin B2/ riboflavin; 1,074 mg vitamin B3/ niasin; 0,23 mg asam pantotenat; dan 0,316 mg vitamin B6.

Siapa Saja yang Harus Menghindari Buah Durian?

Buah durian memang memiliki rasa yang sangat menggoda dan sering kali membuat ketagihan hingga lupa diri. Kandungan durian juga cukup beragam dan banyak. Namun, ini bukan berarti buah durian bisa bebas dikonsumsi.

Ada beberapa orang dengan kondisi tertentu yang disarankan untuk tidak mengonsumsi buah durian sama sekali. Para penderita hipertensi, jantung, dan diabetes tidak boleh mengonsumsi buah durian.

Selain itu, ibu hamil juga sebaiknya tidak mengonsumsi durian tanpa izin dari dokter kandungan. Hal ini dikarenakan mengonsumsi durian bisa merangsang kontraksi rahim. Hal ini bisa memicu kelahiran prematur terutama bagi ibu hamil dengan kandungan lemah.

Cara Mengurangi Efek Durian

Banyak orang yang memiliki efek tidak menyenangkan setelah mengonsumsi durian. Sebagian besar merasakan sakit kepala atau pusing. Ada juga yang langsung demam dan mual. Kandungan kalori yang cukup tinggi pada buah durian meningkatkan metabolisme tubuh sehingga suhu tubuh juga ikut naik.

Namun, ada cara yang bisa mengurangi efek tersebut. Cara pertama adalah dengan mengonsumsi manggis yang memiliki efek dingin guna menetralisir efek panas dari durian. Cara kedua, setelah makan durian, tuanglah air di kulit dalam durian lalu minumlah. Cara kedua ini sudah lama dipercaya bisa mengurangi efek pusing setelah makan durian.

 

Sumber: 

  1. Sumeru Ashari. 2017. Durian: King of the Fruits. Malang: UB Media
  2. Mohamad Reza Tirtawinata. Panca Jarot Santosa, dan Leni H Apriyanti. 2016. DURIAN: Pengetahuan Dasar Untuk Pecinta Durian. Jakarta: Agriflo