Terbit: 5 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Hampir setiap orang memilih kulkas sebagai tempat penyimpanan makanan agar tetap segar dan terhindar dari risiko makanan menjadi basi. Akan tetapi, tidak semua makanan bisa Anda simpan di dalam kulkas seperti kentang, bawang merah, bawang putih, tomat, dan sebagainya.

3 Jenis Makanan yang Wajib Disimpan dalam Kulkas agar Tetap Awet

Hal ini dikarenakan jenis makananan tersebut dapat kehilangan kesegarannya jika disimpan di dalam suhu yang terlalu dingin. Namun, ada beberapa jenis makanan yang wajib Anda simpan di dalam kulkas agar tetap segar dan bisa bertahan lama. Berikut adalah 3 jenis makanan tersebut.

1. Sayuran

Selain buah, sayuran juga wajib Anda simpan di dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya. Seperti yang Anda ketahui bahwa sayuran mudah sekali layu. Dengan kondisi yang sudah layu, rasa lezat dari sayuran tersebut akan berkurang. Tidak hanya rasa lezatnya juga, melainkan nutrisi yang terkandung di dalamnya juga akan berkurang. Untuk itu, sayuran merupakan makanan pertama yang wajib Anda simpan di dalam kulkas.

2. Telur

Jika sayuran merupakan jenis makanan yang mudah layu, telur juga merupakan makanan yang mudah membusuk. Hampir semua orang akan menyimpan telur di dalam kulkas. Sebab, ketika mereka membeli telur tidak hanya 1 atau 2 butir saja, tetapi bisa sampai 10 butir bahkan lebih. Untuk menghindari terjadinya kebusukan, maka sebaiknya telur disimpan di dalam kulkas.

3. Tempe

Tempe merupakan makanan yang bisa dikonsumsi sebagai lauk ketika makan. Makanan yang mudah sekali didapatkan ini mengandung banyak protein, sama halnya dengan tahu karena terbuat dari kedelai. Tempe merupakan makanan yang tidak bisa bertahan lama jika disimpan begitu saja. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama tanpa dimasak, maka rasa tempe akan berubah menjadi tidak enak lagi, bahkan aromanya pun menjadi kurang sedap. Tak heran jika banyak orang yang menyimpannya di dalam kulkas agar masih bisa dikonsumsi dan menikmati kelezatannya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi