Terbit: 8 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Diet merupakan salah satu cara yang dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan. Tak heran jika banyak orang yang melakukan cara ini untuk membentuk tubuh mereka menjadi lebih ideal. Dalam melakukan diet, seseorang hanya perlu membatasi asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

3 Jenis Diet yang Sering Gagal dalam Menurunkan Berat Badan

Ada beberapa jenis diet yang bisa diterapkan dalam proses penurunan berat badan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis diet ampuh menurunkan berat badan? Pasalnya, beberapa jenis diet berikut ini ternyata terbukti gagal dalam menurunkan berat badan.

1. Diet Rendah Kalori

Asupan kalori yang terlalu berlebihan memang berpotensi dapat menaikkan berat badan dan menimbulkan risiko penyakit obesitas. Hal ini menyebabkan sebagian besar pelaku diet akan mengurangi jumlah asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh, bahkan mereka akan mengonsumsi makanan mengandung kalori yang sangat sedikit. Mereka beranggapan bahwa dengan cara demikian, maka berat badan akan turun secara cepat.

Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena ketika asupan kalori dikurangi, tubuh akan mudah lapar. Ini berakibat pada metabolisme yang berguna untuk mengeluarkan energi berjalan secara lambat. Jika kondisi tersebut dibiarkan, maka tubuh akan menghancurkan lemak dan otot.

Seperti yang kita ketahui bahwa otot berfungsi sebagai penghancur lemak dan kalori yang nantinya akan diubah menjadi energi. Jika massa otot dalam tubuh berkurang akibat asupan kalori yang sangat rendah, kemungkinan besar berat badan akan semakin naik karena otot sudah tidak berfungsi dengan baik.

2. Diet Detoks

Diet detoks merupakan salah satu diet yang bertujuan untuk menghilangkan racun dalam tubuh yang terbentuk dari makanan dan gaya hidup yang tidak sehat. Sebenarnya, tubuh sudah memiliki beberapa organ yang berfungsi untuk membersihkan racun dalam tubuh, seperti hati, ginjal, paru-paru dan saluran cerna.

Selama organ-organ tersebut masih bisa bekerja dengan baik, diet detoks sebenarnya tidak perlu untuk dilakukan. Dan kalaupun memang dibutuhkan, sebaiknya harus dikonsultasikan dengan pihak medis terlebih dahulu sebelum melakukan diet detoks agar tidak menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

3. Diet Rendah Lemak

Setelah diet rendah kalori, diet yang juga terbukti gagal dalam menurunkan berat badan adalah diet rendah lemak. Hal tersebut juga didukung oleh beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa diet rendah lemak termasuk diet yang sangat tidak efektif. Saat seseorang melakukan diet rendah lemak, mereka akan menurunkan lemak hewani, akibatnya asupan minyak sayur akan meningkat.

Sebuah studi mengatakan bahwa asupan minyak sayur yang terlalu banyak dapat menyebabkan peradangan dan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh sebab itu, tetaplah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, namun harus diperhatikan terlebih dahulu jenis lemak yang akan dikonsumsi haruslah bagus untuk tubuh, seperti lemak dalam buah alpukat, ikan, dan kacang-kacangan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi