Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Ada beberapa hal yang menyebabkan pasangan tidak berhubungan badan lagi selama beberapa waktu. Pertama karena kondisi tubuh yang sakit atau pada wanita yang baru saja melahirkan. Selanjutnya kesibukan juga membuat pasangan jarang becinta selama beberapa saat hingga akhirnya ada waktu luang untuk melakukannya.

3 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Memulai Seks yang Pernah Terhenti

Terakhir, seks bisa saja tidak dilakukan pada pasangan yang menjalin hubungan jarak jauh. Kondisi jarak yang memisahkan membuat pria dan wanita tidak bisa melakukan seks secara reguler. Nah, kalau Anda sudah lama tidak bercinta dan akan melakukannya lagi, coba simak beberapa tips di bawah ini.

  1. Jangan banyak berekspektasi

Jangan berekspektasi terlalu banyak kalau ingin melakukan seks lagi dengan pasangan. Biarkan aktivitas ini berjalan apa adanya. Terlalu berekspektasi tinggi hanya akan membuat kecewa.

Lama tidak bercinta tentu membuat pasangan agak kaku saat melakukan aktivitas seks. Kesalahan pun bisa saja terjadi. Jadi, dibuat santai saja dan nikmati setiap aktivitas yang terjadi.

  1. Jangan tergesa-gesa

Pria mungkin sering tergesa-gesa karena ingin segera memenuhi hasrat seksualnya. Pada pria mungkin seks yang cepat tidak akan menimbulkan masalah. Namun, pada wanita seks yang cepat bisa melukai vagina. Saat lama tidak dipakai vagina akan kembali sempit dan peluang terjadi robek sangat besar.

Lakukan foreplay yang lama untuk memberikan kenikmatan pada pasangan. Buat pasangan jadi relaks sehingga seks bisa berjalan dengan lebih lancar.

  1. Perbanyak komunikasi

Perbanyak komunikasi dengan pasangan jauh-jauh hari sebelum bercinta. Bicarakan masalah terkait seks mulai dari apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Dengan persiapan matang, seks akan berjalan dengan lancar.

Demikianlah ulasan tentang apa yang harus dilakukan sebelum bercinta kalau pasangan lama tidak melakukannya. Semoga bermanfaat!


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi