3 Hal yang Harus Dilakukan agar Ibu Hamil tidak Takut saat Mendekati proses Persalinan

doktersehat komplikasi kehamilan bayi kembar

DokterSehat.Com– Persalinan merupakan tahap akhir dari kehamilan. Umumnya, banyak ibu hamil yang akan mengalami rasa takut dan cemas saat mendekati proses persalinan. Sebab, persalinan akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, bahkan nyawa ibu hamil menjadi taruhannya.

Tidak semua ibu hamil melewati persalinan dengan lancar. Pasalnya, persalinan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Hal itulah yang juga menajdi alasan mengapa ibu hamil merasa ketakutan saat mendekati persalinan.

Padahal, rasa takut tersebut akan menyebabkan proses persalinan justru menjadi lebih sulit. Untuk membantu memperlancar persalinan, berikut adalah beberapa tips yang harus dilakukan oleh ibu hamil.

1. Sugesti Diri Sendiri

Untuk memperlancar persalinan, sebaiknya mulailah dengan mensugesti diri sendiri. Beri sugesti posetif pada diri Anda bahwa kehamilan Anda sangat mudah menyenangkan. Sehingga, pada saat mendekati proses persalinan nanti, hormon adrenalin Anda akan menurun dan otot akan menjadi rileks. Hal tersebut akan membuat Anda tidak merasa cemas dan takut lagi pada saat proses persalinan berlangsung.

2. Banyak Bergerak

Banyak bergerak sangat disarankan untuk ibu hamil yang sedang mendekati proses persalinan. Hal ini dikarenakan ketika mendekati kelahiran, bayi akan bergerak memasuki rongga panggul ibu, sehingga memicu kontraksi yang cukup intens. Dengan bergerak, ibu hamil akan memudahkan bayi bergerak bebas sekaligus menekan rasa sakit yang dirasakan oleh ibu hamil. Olahraga yang bisa dilakukan seperti jalan-jalan pada pagi hari.

3. Berhubungan Seks

Ketika sedang hamil besar dan mendekati proses persalinan, maka ibu hamil akan merasa malas untuk melakukan hubungan seks. Padahal, hubungan seks sangat baik dilakukan ketika wanita sedang hamil asalkan tidak menggunakan gaya yang aneh-aneh. Melakukan hubungan seks saat hamil bermanfaat untuk merangsang keluarnya hormon oksitosin yang merupakan hormon untuk menimbulkan perasaan bahagia. Dengan demikian, ibu hamil tidak akan merasa cemas dan takut lagi ketika mendekati proses persalinan.