Terbit: 22 Maret 2018 | Diperbarui: 9 Oktober 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Melakukan hubungan seks merupakan salah satu kebutuhan utama bagi pasangan suami istri. Hal tersebut bertujuan untuk memuaskan kebutuhan batin serta yang paling penting adalah untuk mendapatkan keturunan. Tapi bagaimana bila sedang haid, apakah boleh berhubungan intim?

3 Dampak Buruk Berhubungan Seks Saat Menstruasi

Tidak sedikit yang melakukan hubungan seks secara rutin karena tidak dapat mengendalikan gairah untuk bercinta. Seperti Anda ketahui bahwa ada masa di mana pasangan harus beristirahat untuk tidak melakukan hubungan seks, yakni saat wanita sedang menstruasi. Akan tetapi, Ada juga pasangan yang tetap melakukan hubungan seksual saat sedang menstruasi.

Menstruasi merupakan siklus bulanan yang terjadi pada setiap wanita. Siklus ini ditandai dengan keluarnya darah kotor melalui vagina. Pada saat menstruasi datang, bisa menjadi menyakitkan, seperti kembung, suasana hati yang buruk, nyeri perut, nyeri pinggang, serta kepala jadi pusing. Menstruasi normalnya terjadi setiap bulan dalam kurun waktu 4 hari hingga 7 hari.

Apakah aman jika melakukan hubungan seks saat menstruasi? Jawabannya adalah tidak aman. Beberapa praktisi kesehatan tidak menganjurkan berhubungan seks saat menstruasi karena saat menstruasi, vagina akan mengeluarkan banyak darah kotor yang berpotensi menimbulkan beberapa penyakit. Selain itu, ada beberapa risiko yang akan dihadapi, apa saja risiko tersebut?

1. Infeksi

Ketika Anda melakukan hubungan seks dalam keadaan menstruasi, maka kemungkinan besar akan terjadi infeksi karena menurunnya kadar hormon estrogen dalam tubuh Anda ketika sedang menstruasi. Hal ini dapat menyebabkan vagina Anda terluka saat terjadi gesekan selama berhubungan seksual karena cairan yang dikeluarkan oleh vagina berkurang. Luka tersebut akan semakin memburuk jika terkena darah menstruasi Anda.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

2. Menstruasi Tidak Lancar

Wanita akan mengeluarkan hormon oksitosin saat melakukan hubungan seks yang berperan untuk merangsang rahim berkontraksi. Namun, kontraksi ini akan menutup pembuluh darah saat Anda sedang menstruasi sehingga membuat menstruasi terhenti sebelum waktunya.

3. Terjadi Endometriosis

Kembalinya darah menstruasi ke dalam rahim atau ke organ reproduksi lainnya adalah salah satu keadaan yang bisa menyebabkan munculnya endometriosis. Endometriosis akan menyebabkan rasa nyeri saat melakukan hubungan seks. Jika dibiarkan, endometriosis ini akan berkembang menjadi kista.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi