Terbit: 7 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum kalau wanita susah mendapatkan orgasme saat bercinta dengan pasangannya. Kondisi ini akan semakin parah kalau pasangannya egois atau tidak tahu bagaimana memuaskan wanita. Asal dia puas, pria selalu berpikir kalau pasangannya juga akan puas. Padahal, wanita sering pura-pura orgasme karena sungkan dengan pasangannya.

3 Alasan Kenapa Pria Harus Memerhatikan Klitoris Saat Bercinta

Sebenarnya untuk membuat wanita mendapatkan orgasme, pria tidak perlu bekerja terlalu keras. Pertama, mereka harus mengenal tubuh pasangannya dengan baik. Selanjutnya pria harus tahu mana titik nikmat di dalam vagina dan yang terakhir adalah pria tahu cara memainkan klitoris.

Mengapa harus klitoris? Berikut tiga alasannya.

  1. Klitoris tidak ubahnya penis

Organ seksual dari wanita berbeda dengan pria. Sebagian besar organ seksual wanita berada di dalam dan memiliki fungsi yang cukup rumit. Salah satu organ yang berada di luar dan hanya difungsikan sebagai penerima rangsangan seksual adalah klitoris. Bisa dibilang klitoris adalah penis dari pria.

Organ ini memiliki ujung saraf yang cukup banyak. Kalau dirangsang, klitoris akan memberikan rasa nikmat. Selain itu, kalau wanita sedang terangsang, klitoris akan dipenuhi dengan darah dan akhirnya membesar dan mengeras.

  1. Mudah dirangsang

Untuk merangsang pria, wanita mungkin bisa dengan mudah mengusap lembut penis tanpa menimbulkan risiko kesehatan lainnya. Pada wanita, rangsangan kerap dilakukan dengan memasukkan jari ke vagina. Aktivitas ini cukup berbahaya kalau tangan tidak bersih atau kuku panjang.

Untuk menyiasati aktivitas ini, klitoris bisa dijadikan sasaran. Pria bisa merangsang organ ini secara maksimal untuk memberikan kenikmatan pada pasangan.

  1. Bisa memberikan orgasme

Selama ini kita selalu menganggap kalau mau membuat wanita orgasme harus dengan penetrasi. Padahal dengan hanya merangsang klitoris saja, Anda bisa membuat wanita orgasme pada perlu penetrasi penis.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda yang ingin memberikan kenikmatan pada pasangan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi