20 Tahun Mengidap Kanker Tiroid, Probosutedjo Tutup Usia

DokterSehat.Com– Kabar duka datang dari keluarga Presiden Kedua RI Soeharto. Adik Soeharto, Probosutedjo meninggal dunia hari ini, Senin, 26 Maret 2018. Kabar meninggalnya Probosutedjo dikonfirmasi oleh Dina, staf Titiek Soeharto, putri dari mendiang Soeharto.

Photosource: Netral English

Dikutip dari CNN, Dina mengiyakan kabar kematian Probosutedjo. Pihak keluarga termasuk Titiek Soeharto juga dikabarkan telah menuju Yogyakarta untuk menghadiri pemakaman.

Meski dikenal luas sebagai adik dari orang yang paling lama menjadi presiden di Indonesia, pria kelahiran Kemusuk, Bantul, Yogyakarta, 1 Mei 1930 ini justru lebih dikenal sebagai seorang pengusaha dan pemilik Universitas Mercu Buana. Semenjak mendiang Soeharto lengser di zaman reformasi, nama Probosutedjo juga terus tenggelam dari hingar-bingar politik Tanah Air.

Sementara itu,  Rindang Sari Kurniwati, Putri dari Probosutedjo menyebut ayahnya sudah 20 tahun mengidap kanker tiroid. Sebelum meninggal dunia, Probosutedjo sempat dirawat di RSCM sejak Kamis, 22 Maret 2018 lalu.

Kanker tiroid adalah sejenis penyakit kanker yang cukup jarang terjadi. Yang menjadi masalah adalah penyakit ini bisa kambuh kembali meskipun pengidapnya sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani berbagai macam terapi.

Belum jelas apa penyebab dari kanker ini. Namun, sebagian pakar kesehatan menyebut pemicu dari kanker tiroid adalah perubahan dalam DNA sel yang bisa saja terkait dengan faktor genetik atau karena faktor bertambahnya usia.

Gejala dari kanker tiroid biasanya adalah kemunculan benjolan atau pembengkakan pada leher, munculnya rasa sakit di leher atau telinga, susah menelan, susah bernafas, suara serak, atau batuk-batuk. Hanya saja, sebagian penderita kanker tiroid juga tidak mengalami gejala yang jelas.

Pengobatan kanker tiroid bisa dilakukan dengan operasi atau dengan terapi radioaktif. Untuk menentukan terapi pengobatan yang tepat, penderita kanker ini sebaiknya memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter.