10 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Ibu Hamil Muda

doktersehat tips diabetes hamil

DokterSehat.Com – Bagi ibu hamil muda, apalagi yang baru pertama kali mengandung, menjaga kesehatan kehamilan adalah hal yang sangat penting. Ibu yang sedang hamil muda jelas harus lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan memilih makanan apa saja yang dikonsumsi.

Makanan yang tidak boleh dimakan ibu hamil

Memilih makanan saat hamil bisa dibilang susah-susah gampang. Ibu hamil tidak boleh makan sembarangan agar janin yang dikandungnya tetap sehat. Berikut adalah beberapa makanan yang tidak boleh dimakan ibu hamil:

1. Buah nanas

Sudah menjadi rahasia umum bahwa buah nanas menjadi makanan yang dilarang saat hamil muda. Alasannya? Buah nanas ini ternyata mengandung bromelain yang bisa membuat leher rahim menjadi lebih lunak dan bisa memicu gangguan kehamilan layaknya keguguran hingga persalinan dini. Memang, belum ada penelitian yang benar-benar memastikan bahaya dari kandungan buah nanas bagi ibu hamil muda. Namun, memang ada baiknya ibu hamil menghindari buah ini saat hamil muda.

2. Buah pepaya

Buah pepaya termasuk dalam buah yang sehat dan bergizi, namun buah pepaya yang setengah matang atau masih mentah merupakan makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil. Tingginya kandungan lateks diyakini bisa memicu kontraksi pada rahim yang tentu kurang baik bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Lantas buah apa yang boleh untuk ibu hamil muda? Buah untuk ibu hamil adalah buah pisang, karena mengandung banyak potasium. Potasium merupakan salah satu mineral penting.

3. Daun pepaya

Selain buahnya, daun pepaya juga bukan makanan untuk ibu hamil. Pakar kesehatan menyebutkan jika daun pepaya ternyata bisa memicu ari-ari janin menjadi lebih rapuh jika dikonsumsi pada usia dua minggu pertama kehamilan.

4. Anggur

Makanan yang dilarang saat hamil muda berikutnya bua anggur. Pakar kesehatan menyebutkan jika anggur tidak boleh dikonsumsi saat dua minggu pertama kehamilan, karena bisa membuat kandungan memiliki suhu yang cenderung panas.

5. Air kelapa segar

Air kelapa segar memang sangat baik untuk dikonsumsi saat usia kehamilan mencapai 8 bulan atau lebih. Namun, pada saat trimester pertama kehamilan, ada baiknya konsumsi air kelapa segar dihindari terlebih dahulu karena bisa membuat kehamilan menjadi lemah.

6. Durian

Buah durian juga makanan yang tidak boleh dimakan ibu hamil, buah berduri ini ternyata memiliki kandungan asam arachidonat dan alkohol yang bisa memicu berbagai masalah kehamilan, layaknya keguguran atau bahkan berat badan bayi yang terlalu rendah.

7. Ikan laut yang kaya merkuri

Ikan laut termasuk dalam makanan yang memiliki kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang sangat baik bagi kehamilan. Namun, pastikan ibu hamil untuk tidak mengonsumsi ikan laut yang mengandung merkuri karena bisa memicu gangguan pertumbuhan otak dan gangguan motorik pada janin. Beberapa jenis ikan yang kaya merkuri seperti ikan hiu, ikan marlin, ikan tenggiri, dan ikan pari sebaiknya dihindari terlebih dahulu oleh ibu hamil muda.

8. Makanan mentah

Makanan yang dilarang saat hamil muda lainnya adalah makanan mentah. Makanan yang masih mentah layaknya telur setengah matang hingga steak yang rare ternyata berisiko tinggi bagi kesehatan ibu hamil karena dikhawatirkan memiliki berbagai macam bakteri, kuman, dan virus yang tentu bisa memicu gangguan kehamilan.

9. Sushi

Sushi termasuk dalam makanan yang nikmat untuk dikonsumsi. Sayangnya, sushi adalah makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil, sushi yang tidak dimasak ini bisa jadi masih memiliki banyak bakteri layaknya salmonella, e. Coli, dan toxoplasma yang tentu bisa berbahaya bagi ibu hamil.

10. Beberapa jenis keju

Makanan yang tidak boleh dimakan ibu hamil termasuk keju. Beberapa jenis keju yang berwarna soft dan cenderung kebiruan layaknya Riquefort, Brie, Danish Blue, dan Camembert ternyata bisa saja memiliki kandungan bakteri listeria yang berbahaya bagi ibu hamil.

Tak perlu khawatir, masih manyak makanan ibu hamil yang dianjurkan, di antaranya sayuran dan biji-bijian. Nah, berikut ini akan dijelaskan makanan apa saja yang boleh dimakan saat hamil muda

Nutrisi untuk Ibu Hamil Muda

Diet yang seimbang dan bergizi merupakan landasan perawatan pralahir yang baik dan nutrisi yang sehat menjadi semakin penting saat hamil muda.

1. Folat

Folat adalah bentuk alami asam folat. Anda bisa mendapatkannya dari kacang-kacangan, jeruk, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan edamame.

Tidak suka sayuran? Jadikan smoothie hijau – ini merupakan cara agar tidak merasakan sayuran – dengan memadukan pisang, 1-2 cangkir bayam (atau sayuran hijau), buah favorit, dan segelas air. Anda juga bisa menambahkan bubuk cokelat mentah dan beberapa kacang. Atau membuang beberapa sayuran dalam semur atau sup.

2. Kalori

Saat tubuh ibu hamil berubah setiap minggu, Anda mungkin merasa tergoda untuk membatasi asupan kalori, ingat bahwa ini dapat menghambat perkembangan bayi dan Anda sendiri. Tanpa kalori yang cukup, tubuh tidak akan dapat secara efisien menggunakan nutrisi dari diet Anda – ini dapat menyebabkan bayi kekurangan gizi.

  • Berapa banyak kalori yang dibutuhkan ibu hamil?

Sebanyak 200 kkal harian ekstra di trimester ketiga kehamilan. Jika Anda kekurangan berat badan sebelum kehamilan, Anda mungkin membutuhkan lebih dari itu. Konsultasikanlah dengan dokter umum atau bidan jika Anda mengkhawatirkan berat badan.

  • Tidak semua kalori sama

Tentu, makanann ibu hamil seperti keripik, minuman bersoda, kue, dan pizza dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan energi, tetapi makanan yang diproses ini adalah 0 kalori – makanan tersebut hanya mengandung kalori dan tidak mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang ditemukan dalam makanan segar.

Dengan kata lain, makanan ini tidak akan berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Bahkan, mereka mungkin benar-benar mengganggu kesehatan bayi karena sarat dengan bahan kimia tambahan. Makanan tersebut juga mengandung banyak tambahan lemak dan gula yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan.

  • Alternatif makanan sehat

Daripada hanya minum minuman bersoda, coba tambahkan beberapa irisan lemon dan madu ke dalam segelas air soda dingin. Versi diet minuman ringan bukanlah alternatif yang lebih sehat – mereka mengandung pemanis buatan, beberapa di antaranya dapat membahayakan bayi Anda (seperti aspartame, sakarin, dan siklamat).

Alih-alih jus buah, nikmatilah smoothie buah dingin yang dibuat menggunakan susu atau yoghurt, pisang dan sebagian buah favorit Anda.

3. Protein dan zat besi

Kebanyakan ibu hamil muda dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan protein dari ayam segar, daging sapi, ikan, telur, produk susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Makanan ini juga kaya zat besi tetapi karena hamil muda rentan terhadap anemia defisiensi besi, dokter umum dapat merekomendasikan suplemen zat besi.

Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, sertakan vitamin C yang terkandung dalam makanan – seperti buah, sayuran yang memiliki warna kuning, oranye, merah atau hijau- di setiap kali makan dan hindari minum teh atau kopi 1-2 jam sebelum dan sesudah makan.

Hindari mengonsumsi suplemen protein tinggi: konsumsi rutin produk-produk ini dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

4. Vitamin D

Mengonsumsi suplemen vitamin D akan memastikan bahwa tubuh Anda dapat menyerap dan menggunakan kalsium dengan benar.

5. Kalsium

Anda akan membutuhkan mineral ini untuk membantu tulang bayi tumbuh kuat, jadi cobalah untuk mengonsumsi produk susu sekali atau dua kali sehari atau setidaknya tiga porsi sayuran hijau setiap hari. Produk kalsium yang diperkaya juga baik.

Berikut ini beberapa tips untuk hamil muda:

  • Jangan lupa tiga makanan utama dan konsumsi setidaknya dua camilan sehat setiap hari.
  • Makan diet seimbang
  • Makan dua buah dan setidaknya tiga sayuran setiap hari
  • Minum banyak air – urine Anda harus jernih dan tidak berbau
  • Nikmati makanan manis dan berlemak sebagai camilan, tidak setiap hari.