Zat Karsinogen Pada Asap Picu Kanker Paru

DokterSehat.Com – Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat kualitas udara kian memburuk. Paparan asap terus menerus pun memicu masyarakat terserang berbagai macam penyakit, salah satunya kanker paru.

16787019524_fb887b41c6_h

Dokter dari RSUP Persahabatan, dr Agus Dwisusanto mengungkapkan, bahwa asap mengandung dua zat berbahaya. Yaitu gas yang bersifat iritatif dan dapat menyebabkan sesak napas, serta partikulat debu yang bisa terhirup dan masuk ke saluran napas.

Partikulat debu ini yang berbahaya karena bersifat karsinogen atau zat yang dapat menyebabkan kanker. Secara teoritis, paparan polusi asap yang terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun memang akan bisa menyebabkan kanker paru dan saluran napas lainnya, papar Agus di Jakarta.

Berbeda dengan rokok, kanker paru akibat zat karsinogen akan terjadi jika terhirup setiap hari selama bertahun-tahun.
Berdasarkan Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 80% wilayah Sumatera tertutup dengan asap.

Jambi dan Pekanbaru merupakan wilayah yang paling parah karena hanya memiliki jarak pandang 500 meter, ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

BACA JUGA : Menghitung Masa Subur