Yuk Mengenal Gejala Kanker Tulang

DokterSehat.Com – Meskipun penyakit kanker ini cukup jarang terjadi, namun tidak menutup kemungkinan jenis kanker ini terjadi pada siapa saja Ladies, apalagi untuk Anda yang memiliki riwayat pernah operasi kanker atau memiliki riwayat keluarga pengidap kanker.

11

Meskipun terlihat sangat keras dan nampak seperti benda mati, namun tulang terbentuk dari sel-sel hidup yang juga berkembang dan tumbuh seperti layaknya organ tubuh lain. Sel-sel ini pun tidak menutup kemungkinan terserang sel kanker atau tumor.

Seperti dikutip dari www.betterhealth.vic.gov.au, gejala kanker tulang bisa dilihat dengan munculnya nyeri pada tulang dan sendi dan rasa sakit akan semakin parah saat malam hari. Gejala nyeri tersebut bisa diikuti dengan pembengkakan pada tulang dan sendi dan sulit digerakkan. Hal ini mungkin rancu dengan gejala penyakit lain seperti arthritis, apalagi jika nyeri datang dan pergi serta jarang terjadi.

Gejala lain yang muncul bisa berupa rentan terhadap patah tulang atau ciri dari keropos tulang. Kanker tulang bisa menyerang tulang primer namun juga bisa menyerang tulang sekunder. Kanker tulang primer adalah kanker yang benar-benar dimulai dari tulang, dengan kata lain sel kanker memang menginfeksi tulang Anda, dan hal ini sangat jarang terjadi.

Kanker tulang primer paling umum bernama osteosarkoma yang biasa menyerang orang dewasa muda kisaran umur di bawah 35 tahun. Penyebab pasti kanker tulang, seperti juga kanker lainnya, masih belum diketahui, namun paparan lingkungan yang buruk selalu berpotensi menjadi penyebab.

Penyebab

Meskipun kita tidak dapat menentukan persis mengapa kanker tulang terbentuk, peneliti telah menemukan bahwa beberapa kondisi turun temurun dapat meningkatkan risiko kanker tulang. Contoh kondisi turun-temurun yang dapat meningkatkan risiko kanker tulang meliputi :

1. Multiple exostoses.

2. Rothmund-Thomson syndrome.

3. hereditary retinoblastoma.

4. Li-Fraumeni syndrome

Pengobatan

Kunci untuk pengobatan yang sukses adalah menghubungi tim perawatan (dokter onkologi) yang berpengalaman dalam kanker tulang primer, banyak jenis kanker tulang sangat jarang terjadi dan memiliki tim yang sangat berpengalaman dalam mengelola kanker tulang adalah sebuah kebutuhan. Beberapa jenis dokter membentuk tim-tim pengobatan unik dan termasuk ahli onkologi medis, ahli onkologi radiasi, ahli radiologi, ahli onkologi bedah, ahli kanker ortopedi, dan patolog khusus.

Baca Juga:  Bagaimana Mata Juling Bisa Terjadi?

Ada tiga bentuk standar pengobatan untuk kanker tulang primer: pembedahan, terapi radiasi, dan kemoterapi. Sering kali, membutuhkan lebih dari satu metode perawatan, seperti operasi bersama dengan terapi radiasi. Pengobatan bervariasi bergantung padan jenis kanker tulang, apakah telah menyebar (metastasis), dan faktor kesehatan umum.

1. Operasi atau bedah
Kanker tulang ini paling sering dirawat dengan operasi, pembedahan untuk kanker tulang yang belum menyebar yaitu dengan membuang jaringan kanker dan sebagian kecil jaringan tulang yang sehat di sekitarnya. Beberapa tumor mungkin memerlukan kemoterapi atau terapi radiasi di samping pengobatan bedah.

2. Terapi radiasi
Terapi radiasi menggunakan tipe tertentu energi tinggi sinar radiasi untuk mengecilkan tumor atau menghilangkan sel-sel kanker, terapi radiasi bekerja dengan cara merusak DNA sel kanker itu, membuatnya tidak dapat berkembang biak. Meskipun terapi radiasi dapat merusak sel-sel sehat di dekatnya, sel-sel kanker sangat sensitif terhadap radiasi dan biasanya mati ketika diobati. Sel-sel sehat yang rusak selama radiasi seringkali dapat sepenuhnya pulih.

3. Kemoterapi
Kemoterapi seringkali diresepkan untuk mengobati kanker tulang. Obat kemoterapi bekerja dengan menghilangkan sel-sel kanker. Namun, ada sel-sel sehat lainnya dalam tubuh yang berkembang biak dengan cepat, seperti sel-sel folikel rambut. Sayangnya, banyak obat kemoterapi mungkin tidak mampu membedakan keduanya, menyerang sel sehat dan menyebabkan efek samping seperti rambut rontok.

Seperti jenis kanker lainnya, untuk mencegah timbulnya kanker hal yang terbaik kita lakukan adalah memperhatikan nutrisi gizi sehari-hari, perbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan yaitu makanan yang terdapat pada buah dan sayuran, Antioksidan ini yang akan menangkal radikal bebas penyebab utama kanker.