Yuk, Kenali Gejala Penyakit Ginjal

DokterSehat.Com – Gejala penyakit ginjal pada awalnya memang tidak begitu terlihat dan akan terlihat jelas ketika penyakit ginjal telah masuk ke stadium kronis, penyakit ginjal jika tidak segera ditangani akan berakibat pada gagal ginjal dimana organ ini tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai organ ekskresi.



Sebagai organ vital, ginjal harus dirawat sebaik mungkin. Kalau tidak, penyakit gagal ginjal bukanlah suatu yang mustahil akan menyerang diempunya. Walau kecil, organ ginjal ini tergolong sangat vital sehingga masyarakat awam menyebutnya juga dengan buah pinggang.

Gejala ginjal bermasalah untuk tiap orang berbeda dan tidak spesifik, bisa hanya terasa seperti panas di daerah pinggang, nyeri pinggang atau susah kencing, bahkan banyak yang tanpa gejala sama sekali. Banyak minum air putih, beraktivitas (olahraga), tidak duduk terlalu lama bisa menolong untuk menghindarkan gangguan ginjal.

Bila diketahui penyakit ginjal masih dalam tahap awal atau dini, pengobatannya masih relatif mudah. Hati-hati dengan konsumsi obat-obatan sembarangan atau jamu, karena mungkin obat-obatan itu akan memperberat kerja ginjal. Jadi sebaiknya obat apapun yang akan dikonsumsi (terutama bagi orang dengan penyakit ginjal) sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.

Berikut ini daftar gejala-gejala penyakit ginjal yang harus Anda waspadai :

  1. Perubahan pada kemih
    Gejala pertama penyakit ginjal adalah perubahan jumlah atau frekuensi buang air kecil. Mungkin ada peningkatan atau penurunan jumlah urine, terutama pada malam hari. Warna air kemih terlihat gelap. Anda mungkin mengalami kesulitan dan sakit saat berkemih. Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan gejala seperti rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil. Ketika infeksi ini menyebar ke ginjal, dapat menyebabkan demam dan nyeri pada punggung Anda.
  1. Darah dalam urine
    Ini adalah gejala dari penyakit ginjal yang perlu Anda waspadai. Disarankan untuk mengunjungi dokter jika Anda melihat perubahan pada urine, terutama ketika muncul bercak darah.
  1. Pembengkakan
    Ginjal menghilangkan limbah dan cairan yang tersisa dari tubuh. Ketika ginjal tidak mampu bekerja dengan baik, kelebihan cairan tubuh ini akan menyebabkan pembengkakan di tangan, kaki, pergelangan kaki, dan wajah Anda.
  1. Merasa sangat lelah dan lemah
    Ginjal Anda menghasilkan hormon yang disebut eritropoietin. Hormon ini menyebabkan penurunan sel darah merah dalam tubuh sehingga menyebabkan anemia. Ketika ginjal bermasalah, hal lain yang muncul adalah penurunan pengiriman oksigen ke sel-sel tubuh yang menyebabkan kelemahan dan kelelahan tubuh yang ekstrem.
  1. Pusing dan konsentrasi menurun
    Anemia yang berhubungan dengan penyakit ginjal dapat menghambat aliran oksigen ke otak, sehingga menyebabkan pusing dan pada beberapa kasus juga menimbulkan masalah konsentrasi.
  1. Merasa dingin sepanjang waktu
    Jika memiliki penyakit ginjal, tubuh Anda mungkin terasa dingin padahal udara di sekitar terasa hangat. Hal ini disebabkan pengaruh kurangnya sel darah atau anemia. Infeksi ginjal (pielonefritis) dapat menyebabkan demam dan menggigil.
  1. Ruam kulit dan gatal
    Gagal ginjal menyebabkan penumpukkan kotoran dalam darah Anda. Hal ini dapat menyebabkan gatal-gatal dan ruam kulit yang parah.
  1. Mual dan muntah
    Penumpukan limbah dalam darah pada penyakit ginjal dapat menyebabkan mual dan muntah. Gagal ginjal menyebabkan tingkat urea dalam darah (uremia) meningkat. Urea ini dipecah menjadi amonia dalam air liur yang menyebabkan bau mulut.
  1. Sesak napas
    Penyakit ginjal menyebabkan cairan menyebar ke dalam paru-paru. Sedangkan anemia sebagai efek samping dari penyakit ginjal menyebabkan oksigen berkurang dari dalam tubuh. Dua faktor ini menyebabkan Anda mengalami kesulitan mengatur napas.