Yoghurt, Solusi untuk Napas Tak Sedap

Doktersehat.com – Banyak sumber yang menyatakan berbagai penyebab bau napas tak sedap. Dua sebab yang paling umum adalah faktor kesehatan mulut dan perut. Nah, tahukah Anda jika yoghurt bisa mereduksi bau napas tidak sedap tersebut?



Bau mulut biasanya disebabkan oleh banyak hal, di antaranya bakteri, makanan beraroma tajam, gangguan perut atau kurang minum air.

Nah, di bulan puasa ini, kita menahan haus dan lapar sepanjang hari, tak heran jika terkadang kita mengalami bau mulut. Bagaimana cara mengatasinya? Tidak harus dengan melanggar puasa kok, ladies. Menghilangkan bau mulut, kita bisa memanfaatkan khasiat dari yogurt.

Yoghurt pada lazimnya mengandung probiotik. Ia diyakini dapat menetralkan bau napas tidak sedap. Menurut Robert Meltzer, MD, dokter spesialis pencernaan yang berbasis di Lenox Hill Hospital, New York City, “Yoghurt memang tidak berefek apa pun pada bakteri di lidah. Tapi, yoghurt ternyata memiliki efek menetralkan asam yang ada di antara mulut dan perut, termasuk di tenggorokan belakang dan kerongkongan.”
Sementara, menurut dokter gigi asal Ohio, Matthew Messina, DDS, “Yoghurt memang mampu menghilangkan bau mulut yang dihasilkan dari kondisi gastrologi, seperti asam refluks. Tapi, yoghurt tidak akan berefek nyata pada napas tidak sedap yang disebabkan oleh kerusakan hati atau penyakit paru-paru.”
Meski demikian, tidak ada salahnya mulai sekarang, mencoba mengonsumsi yoghurt secara berkala. Tubuh bisa jadi lebih sehat, dan napas juga lebih segar.

Mengapa harus yogurt?

Seperti yang telah disebutkan di atas, yogurt mengandung bakteri baik, Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Selain itu, yogurt juga kaya akan kalsium, fosfor, vitamin B2, protein, vitamin B5, zink serta potasium. Di mana jika dikonsumsi secara rutin, yogurt memberikan segala manfaat baik bagi kesehatan.

Baca Juga:  Apa Panas Dalam Juga Bisa Menyebabkan BAB Berdarah

Namun, perlu juga diperhatikan. Mengonsumsi yogurt berlebihan juga tidak dianjurkan. Para ahli menyarankan, pengonsumsian yogurt sebanyak 200 gram per harinya.

Anda dapat menambahkan yogurt ini sebagai topping saat mengonsumsi buah segar atau digunakan sebagai campuran minuman.

Sumber : vemale.com & kompas.health.com