Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil

DokterSehat.Com – Masa kehamilan adalah masa yang sangat membanggakan untuk anda, apalagi untuk anda yang baru mengalami kehamilan pertama. Terkadang ibu hamil sangat cemas dengan gerakan yang dilakukan pada kehidupan sehari-harinya, apalagi pada masa awal kehamilan. Banyak ibu hamil yang khawatir dengan janin di masa awal kehamilan karena masih rentan, salah saja anda melakukan gerakan yang membahayakan janin akan berakibat fatal.



Para bumil, terutama di trisemester pertama disarankan tidak terlalu lelah, tidak stres serta melakukan kegiatan-kegiatan berat yang dapat mengancam kehamilan. Nah, ketahui juga ya beberapa hal yang memang tak boleh dilakukan saat sedang hamil berikut ini :

  • Memakai high heels
    Sangat disarankan agar saat hamil, ibu tidak memakai high heels. Selain membuat kaki tidak nyaman, keseimbangan juga terganggu akibat berat badan yang bertambah. Tumpuan tersebut kerap membuat tubuh nyaris jatuh karena kurang seimbang. High heels juga dapat menyebabkan pinggang dan punggung sakit.
  • Memindahkan barang-barang rumah tangga
    Doyan bersih-bersih dan mengatur posisi rumah di saat senggang boleh Anda lakukan jika belum hamil atau sesudah melahirkan. Namun, dalam kondisi hamil terutama di trisemester pertama, lebih baik hindari melakukan hal ini.Memindahkan barang akan memberikan tekanan pada punggung serta dapat membuat tubuh kelelahan, akibatnya kontraksi bisa terjadi kapan saja.
  • Menggendong anak
    Di kehamilan kedua, sangat disarankan Anda tidak menggendong anak pertama atau membawa beban lebih dari 5 kilo. Hal ini akan membuat perut serta punggung mendapat tekanan keras yang berbahaya bagi plasenta bayi.
  • Bersepeda
    Apabila Anda membutuhkan olahraga untuk tetap bugar, yoga, senam kehamilan atau sebatas jalan kaki adalah yang terbaik. Hindari berolahraga berat seperti bersepeda, ice skating, atau bahkan angkat beban yang akan membahayakan kandungan juga diri Anda.
  • Sauna
    Mungkin rasanya nyaman jika Anda mandi uap atau sauna. Tetapi percayalah bahwa ini bukan ide yang baik bagi Anda. Saat temperatur tubuh naik, maka peredaran darah akan dipompa turun ke bawah. Dan apabila darah dialirkan pada rahim, maka janin terlalu banyak mendapat asupan darah, dan hal ini tidaklah aman.
  • Berolahraga terlalu berat
    Normalnya saat hamil lebih baik olahraga dilakukan 30 menit saja dalam sehari. Olahraga yang dilakukanpun juga harus olahraga yang ringan sehingga tidak mengganggu kehamilan.Berolahraga terlalu berat akan membuat detak jantung terlalu tinggi, sehingga darah yang terpompa ke plasenta tekanannya besar.
  • Donor darah
    Sebenarnya tidak ada larangan untuk ibu yang sedang hamil melakukan donor darah. Tetapi, perlu diingat bahwa saat mendonorkan darah maka kadar zat besi di dalam tubuh akan menurun. Dan ini cukup memberi efek samping bagi ibu hamil.Sejak saat itu WHO mengeluarkan peraturan agar ibu hamil tidak melakukan donor darah.
  • Menjenguk orang sakit
    Kenapa menjenguk orang sakit berbahaya bagi ibu hamil? Karena ada beberapa jenis penyakit yang dapat menular. Seperti misalnya cacar air, demam berdarah dan sebagainya. Penyakit ini akan sangat berbahaya bila diderita oleh ibu hamil. Selain mengancam diri sendiri, janin juga ikut terancam.