Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kanker Payudara

DokterSehat.com– Penyakit kanker payudara (breast cancer) merupakan penyebab kematian nomer dua di Indonesia setelah kanker serviks/leher rahim. Penyakit ini banyak dialami oleh wanita di negara berkembang dibanding di negara maju. Keadaaan sosial-ekonomi dan perubahan gaya hidup merupakan pengaruh yang dapat menyebabkan tingkat resiko lebih tinggi terjadinya kanker payudara. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan tingkat resiko terhadap kanker payudara, seperti faktor genetik (riwayat keluarga), usia saat menstruasi dan siklus menstruasi, dan lain-lain.



Kanker payudara merupakan tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Jaringan ini terdiri dari kelenjar susu atau kelenjar pembuat air susu, saluran kelenjar (saluran air susu) dan jaringan penunjang payudara. Kanker ini tidak menyerang permukaan atau kulit payudara yang berfungsi sebagai pembungkusnya. Kanker ini menyebabkan sel dan jaringan payudara berubah bentuk menjadi abnormal dan bertambah semakin banyak, tidak terkendali.

Oleh karena itu diperlukan kewaspadaan sejak dini dengan cara pengecekan secara fisik atau visual. Yang dapat dilakukan adalah dengan SADARI atau pemerikasaan payudara sendiri. Ada beberapa gejala yang terlihat secara fisik, diantaranya adanya benjolan, perubahan bentuk dan ukuran payudara, perubahan tekstur pada kulit payudara, kulit bersisik pada sekitar puting, puting tertarik ke dalam dan mengelurkan cairan, serta kulit payudara terlihat mengkerut dan terdapat cekungan. Untuk keakuratan hasilnya lakukan pemerikasaan medis secara berkala.

Dengan pemeriksaan dan penanganan sejak dini akan lebih mempermudah masa penyembuhan. Keterlambatan penanganan tentunya akan mempersulit. Pada umumnya yang banyak terjadi adalah kondisi kanker pada stadium lanjut dengan timbulnya rasa sakit dan nyeri pada payudara, dan benjolan pun sudah semakin besar.

Sedangkan dalam pencegahannya adalah dengan melakukan pola hidup yang sehat. Mulai dari makanan. Hal ini adalah poin utama seperti pada pepatah “you are what you eat”, untuk memiliki tubuh yang sehat dan bugar, diperlukan makanan yang baik. Konsumsi banyak sayuran dan buah, jangan memakan daging yang terlalu matang, makan makanan yang banyak mengandung kedelai dan kacang-kacangan, serta kurangi makan-makanan yang berlemak seperti produk susu, daging, dan ayam. Konsumsi pula suplemen anti oksidan. Lakukan olahraga secara teratur setiap hari. Banyak berjemur di bawah sinar matahari pagi. Menyusui atau memberikan ASI juga merupakan salah satu terapi yang dapat mencegah kanker. Dan satu lagi, jangan mengkonsumsi narkoba.