Yang Dilakukan Jika Anak Kecil Terserang Batuk

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang cukup rentan menyerang anak kecil adalah batuk. Seringkali orang tua akan merasa sangat sedih ketika anak harus tersiksa karena penyakit ini. Jika anak kecil terkena batuk, ada baiknya orang tua juga melakukan beberapa hal yang bisa membuat penyakit ini mereda. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan kala si kecil terserang batuk.

doktersehat-hiv-aids-anak-demam-hidung-tersumbat

Jika anak kecil masih dalam masa menyusui, maka ibu pun harus memberikan ASI eksklusif dengan wajar, sesuai dengan kebutuhan hariannya. Tahukah anda, ASI ternyata bisa memberikan dampak positif bagi sistem imunitas bayi sehingga akan menjadi lebih kuat. Pemberian ASI eksklusif sendiri diyakini akan ikut mengurangi penyakit batuk yang menyerang si kecil. Hanya saja, jika anak sudah berusia lebih dari satu tahun dan mengenal makanan lain selain ASI, cobalah untuk memberikan banyak air putih.

Kita juga bisa memberikan semacam minyak telon atau minyak kayu putih pada tubuh anak sehingga badannya lebih hangat. Pemberian minyak ini bisa dilakukan setelah mandi atau sebelum si kecil tertidur. Dengan tubuh yang lebih hangat, maka anak pun akan bernafas dengan lebih nyaman. Selain itu, cobalah untuk memberikan bantal dengan posisi yang jauh lebih tinggi saat tidur.

Batuk tentu harus diobati. Namun, pemberian obat pada bayi atau balita tentu harus dilakukan dengan hati-hati karena jika kita asal memberikan obat, ditakutkan kondisi kesehatan si kecil justru akan semakin memburuk. Meskipun hanya penyakit flu atau batuk yang terkesan sepele, ada baiknya kita berkonsultasi ke dokter tentang obat apa yang sebaiknya diminum sehingga anak pun akan mendapatkan penanganan medis yang tepat. Jika anak yang terserang batuk sudah melebihi usia 6 tahun, barulah kita bisa memberikan obat dari apotek tanpa adanya konsultasi ke dokter. Hanya saja, kita tentu harus memberikan obat yang sesuai dengan usia dan dosis yang tepat. Satu hal yang pasti, anak harus segera dilarikan ke dokter jika batuk ini membuat anak menjadi sesak nafas, pernafasan menjadi semakin cepat, dan demam tinggi.