WHO: Wanita Hamil Sebaiknya Tidak Menonton Olimpiade Rio 2016

DokterSehat.Com – Melihat masih mewabahnya virus zika di berbagai negara Amerika Selatan, WHO pun mewanti-wanti banyak warga negara di dunia, khususnya bagi kaum hawa yang sedang hamil untuk mengunjungi negara-negara latin tersebut. Sayangnya, dalam beberapa saat ke depan, Brasil, salah satu negara yang juga mengalami serangan virus zika yang sangat besar, justru mengadakan salah satu hajatan olahraga terbesar di dunia, yakni Olimpiade musim panas 2016, di kota Rio de Janeiro, kota yang  termasuk dalam area dimana virus zika mewabah dengan hebatnya.

shutterstock_313263605 copy

Jika seorang ibu hamil terkena infeksi virus zika, maka ditakutkan bayi yang nantinya dilahirkan akan mengalami kondisi microcephaly, sebuah kondisi dimana anak akan memiliki ukuran otak dan kepala yang jauh lebih kecil dari normal, dan jelas berpengaruh pada kecerdasannya. Penyebaran virus ini sendiri disebabkan oleh nyamuk yang bisa saja menghinggapi siapa saja yang berkunjung ke daerah yang sudah diindikasikan sebagai area mewabahnya virus zika. Padahal, komite olimpiade Brasil memprediksi setidaknya akan ada 500 ribu lebih wisatawan yang tidak ingin melewatkan ajang olahraga akbar empat tahunan ini. Hal ini tentu akan memberikan resiko penambahan jumlah orang yang tertular, bukan?

WHO sendiri telah memberikan peringatan bagi para wisatawan jauh-jauh hari untuk menghindari area yang kumuh atau padat penduduk layaknya kawasan favella Rio de Janeiro, salah satu kawasan yang menjadi daya tarik utama di kota ini.  Selain itu, penggunaan lotion anti serangga, menggunakan pakaian yang serba tertutup saat berada di luar ruangan atau tidur dalam kondisi ruangan yang tertutup dan ber AC diyakini bisa menurunkan resiko penularan virus zika dengan efektif.

Baca Juga:  Mereka Yang Sudah Menikah Lebih Mudah Sembuh Dari Serangan Jantung

Sayangnya, penularan virus zika ternyata tidak hanya disebabkan oleh gigitan nyamuk saja, ada kemungkinan wanita hamil yang melakukan hubungan intim selama olimpiade di kota Rio de Janeiro juga harus diwaspadai. WHO sendiri berharap agar semua pengunjung olimpiade melakukan hubungan intim yang aman dengan menggunakan kondom atau setidaknya menahan diri untuk tidak melakukannya hingga satu bulan setelah kembali dari melihat Olimpiade untuk mencegah penularan virus berbahaya ini.