WHO: Anak yang Susah Lepas Dari Smartphone Berpotensi Terkena Kanker Otak

DokterSehat.Com – Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia dari PBB, WHO, pada bulan Mei 2016 silam sepertinya harus diperhatikan oleh banyak pihak. Bagaimana tidak, pakar kesehatan yang berada pada organisasi tersebut ternyata telah melakukan cukup banyak penelitian yang mempelajari tentang kaitan penggunaan teknologi dengan kesehatan manusia, khususnya smartphone yang kini hampir dimiliki oleh semua orang. Menurut WHO, penggunaan smartphone pada manusia yang berlebihan ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya dalam memicu kanker otak yang sangat ganas.

doktersehat-handphone-gadget-anak-kecil-game-pornografi

WHO menyebutkan jika pakar kesehatan telah melakukan penelitian ini pada berbagai lokasi di seluruh dunia. Dari hasil penelitian-penelitian tersebut, diketahui bahwa ada kaitan erat antara penggunaan smartphone dengan glioma, sejenis kanker otak yang sangat ganas. Menurut mereka, telepon tanpa kabel yang sangat mengandalkan sinyal wireless ternyata bisa memberikan radiasi yang sangat buruk bagi kesehatan tubuh.

Salah seorang pakar kesehatan bedah saraf dari Cedars-Sinai Medical Centers yang bertempat di Los Angeles, Amerika Serikat, bernama dr. Keith Hitam menyebutkan jika penggunaan smartphone yang berlebihan ternyata akan memberikan dampak yang jauh lebih berbahaya bagi anak-anak. Menurut beliau, tempurung tengkorak anak yang berfungsi sebagai pelindung otak bersama dengan kulit kepala cenderung sangat tipis jika dibandingkan dengan tempurung tengkorak orang dewasa sehingga radiasi dari smartphone bisa lebih cepat menembus otak dan bagian-bagian penting di dalamnya. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama, maka anak pun berpotensi terkena kanker otak yang sangat ganas.

Di zaman modern ini, banyak anak yang susah lepas dari smartphone karena bisa menikmati media sosial, permainan, atau bahkan video-video lucu pada gadget tersebut. Sayangnya, melihat adanya resiko besar untuk terkena kanker otak, ada baiknya memang orang tua mulai memberikan pemahaman pada anak dan memberikan pembatasan pada anaknya sehingga mereka tidak menggunakan smartphone secara berlebihan.