Waspadai, Kelainan Jantung Kardiak Aritmia!

DokterSehat.com – Pada tahun 2012 data statistik WHO menunjukkan 30 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Salah satu kelainan jantung yang patut diwaspadai adalah kardiak aritmia.



Kardiak aritmia adalah gangguan irama jantung yang terjadi akibat impuls listrik dalam jantung tidak berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan jantung berdenyut terlalu cepat, terlalu lambat, atau bahkan tidak teratur.

Dokter spesialis jantung, Reginald Liew menjelaskan bahwa pada umumnya seseorang tidak menyadari ketika mengalami palpitasi atau jantung berdebar. Kondisi ini kemungkinan terjadi akibat kardiak aritmia.

Gejala Kardiak Aritmia

  1. Keletihan
  2. Napas lebih pendek
  3. Pusing
  4. Nyeri dada
  5. Detak jantung cepat
  6. Detak jantung lambat
  7. Pingsan
  8. Sesak napas
  9. Kepala terasa melayang

Aritmia berisiko dialami seseorang yang terlahir dengan kondisi jantung yang tidak normal seperti hubungan berlebih elektrikal pada jantung atau lubang jantung. Selain itu, seseorang yang memiliki gangguan jantung  jantung seperti gagal jantung atau serangan jantung juga berisiko menyebabkan aritmia.

Pada umumnya Aritmia jantung tidaklah berbahaya. Namun, beberapa jenis aritmia jantung bisa menyebabkan masalah kesehatan bahkan bisa juga menyebabkan kematian.

Menurut Dr. Liew berbagai masalah jantung termasuk aritmia bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Misalnya dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, menurunkan berat badan berlebih, mengurangi asupan garam, mengurangi kebiasaan yang bisa memicu palpitasi seperti stres dan mengonsumsi kafein berlebih.

Gejala aritmia tidak selalu mudah dikenali. Karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin seperti pemeriksaan diabetes, tekanan darah, dan tingkat kolesterol. Pemeriksaan ini berguna untuk membantu mendeteksi aritmia lebih dini.

Gejala yang harus diperhatikan saat mengalami palpitasi adalah munculnya rasa pusing dan kehilangan kesadaran. Faktor lain yang berkaitan dengan masalah denyut jantung adalah pertambahan usia, riwayat penyakit jantung sebelumnya, dan jika Anda memiliki keluarga dekat yang meninggal di usia muda secara tiba-tiba.

Baca Juga:  Apa Itu Sindroma XXX?

Dari berbagai sumber