Waspadai Katarak pada Bayi dan Anak

DokterSehat.Com – Katarak adalah kondisi lensa mata yang terdapat bercak putih seperti awan, kondisi ini membuat pandangan mata terganggu. Katarak dapat mempengaruhi jarak pandang mata dan mata silau, katarak umumnya tidak menyebabkan iritasi atau rasa nyeri. Umumnya penyakit katarak dialami oleh mereka yang sudah lanjut usia. Namun ternyata, katarak juga bisa diderita oleh bayi yang baru lahir.



Katarak pada bayi (katarak kongenitalis) dapat disebabkan oleh beberapa hal :

  • Keturunan ( genetic )
  • Terjadi infeksi ( Rubella, Toxoplasma, Cytomegalovirus, Cacar air ) pada tiga bulan pertama kehamilan.
  • Ada riwayat penyakit metabolic yang diturunkan

Sedangkan penyebab katarak pada anak antara lain :

  • Terjadinya benturan disekitar mata
  • Terlalu banyak terpapar sinar matahari
  • Bawaan dari lahir
  • Reaksi terhadap obat-obatan tertentu

Bila dibiarkan tanpa penanganan maka katarak dapat berlanjut pada kebutaan. Kebutaan pada katarak kongenital dapat dicegah dengan cara deteksi dini pada bayi dan anak-anak serta operasi katarak sedini mungkin.

Mendeteksi katarak di usia anak-anak sangatlah penting untuk mencegah terjadinya  ambliopia pada mata. Ambliopia adalah ketidakmampuan retina menerima bayangan benda dari luar, sehingga bisa menghambat perkembangan retina anak-anak. Akibatnya bukan tak mungkin anak akan menderita kebutaan.

Cara deteksi dini katarak congenital :

  • Beri bayi mainan dengan warna-warna yang cerah seperti merah, biru, hijau, kuning
  • Gerakan mainan itu ke segala arah secara pelahan
  • Amati respon bayi

Respon yang normal adalah bayi mengikuti ke arah mainan itu digerakkan dan berusaha untuk meraihnya. Bila bayi tidak memberi respon seperti itu ada kemungkinan bayi terkena katarak, segera konsultasikan pada dokter mata anak.

Pada anak-anak ada beberapa gejala katarak :

  • Ukuran kacamata sering berubah-ubah
  • Penglihatan ganda
  • Kesulitan dalam membaca atau melihat jarak jauh
  • Lensa mata tidak jernih
Baca Juga:  Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Penyakit katarak pada anak yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan terganggunya proses belajar yang berujung pada penurunan prestasi akademik anak. Lebih jauh lagi anak dapat menarik diri dari pergaulan karena sering diejek oleh teman-temannya.

Cara menangani katarak adalah lewat operasi. Operasi katarak pada anak-anak dilakukan dengan bius umum. Lensa yang keruh diangkat dengan sebuah irisan kecil pada mata. Pada bayi yang baru lahir, operasi katarak baru bisa dilaksanakan ketika bayi berusia antara 2-6 bulan.