Waspadai Kandungan Berbahaya dalam Kosmetik

Doktersehat.com – Bagi beberapa wanita, kosmetik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Tampil cantik dengan riasan wajah dapat menambah rasa percaya diri. Namun, bagaimana bila kosmetik yang digunakan sehari-hari malah akan meracuni tubuh Anda sendiri?



Agar terhindar dari kandungan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik sebaiknya Anda lebih selektif memilih kosmetik yang akan Anda gunakan. Kenali kandungan zat-zat berbahaya yang sering terdapat dalam kosmetik seperti berikut ini:

1. Phthalates

Beberapa produk kecantikan ada yang mengandung phthalates, mendatangkan risiko berbahaya di mana penggunanya bisa mengalami menopause lebih awal. Bahan kimia phthalates bisa meniru dan mengubah hormon dalam tubuh Anda. Misalnya, ketika phthalates meniru estrogen (yang membantu haid Anda keluar secara teratur), ini akan membingungkan tubuh dan membuatnya estrogen di tubuh berkurang dari pasokan yang seharusnya. Imbasnya, hal ini dapat menyebabkan tidak teraturnya siklus haid Anda di mana gejala ini merupakan salah satu tanda-tanda pertama dari menopause.

Phthalates sendiri bisa diserap melalui kulit Anda, memasuki aliran darah, dan membuat sistem tubuh Anda terganggu. Lebih berhati-hati dalam memilih produk kosmetik dan tidak mudah tergoda pada janji kecantikan yang diberikan produk kosmetik menjadi kunci agar Anda bisa lebih waspada.

2. Stearalkonium Chloride
Bahan kimia ini banyak dipakai dalam conditioner dan krim rambut, namun dapat menyebabkan reaksi alergi. Stearalkonium chloride juga terbuat dari bahan yang sama dengan yang digunakan di produk pelembut kain.

3. Imidazolidinyl Urea dan Diazolidinyl Urea
Kedua zat kimia ini merupakan pengawet yang paling banyak digunakan selain Paraben. Kandungan utamanya ialah formaldehyde yang seringkali dipakai untuk mengawetkan jenazah. Bahan ini memang mampu mengawetkan komposisi dalam kosmetik, namun terbukti berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Baca Juga:  Penyakit Campak, Penyakit yang Ditandai Sistem Imun Tubuh

4. PVP / VA Copolymer
Bahan ini berasal dari petroleum (minyak tanah) dan banyak digunakan di produk hairspray. Selain tergolong dalam kategori toxic, zat kimia ini juga mengandung partikel yang dapat merusak paru-paru.

5. Sodium Lauryl Sulfate
Lazim digunakan dalam produk shampoo dan detergen, fungsinya untuk menghasilkan busa yang melimpah. Bahayanya, kandungan dapat menyebabkan iritasi mata dan kulit, kerontokan rambut, ketombe, serta reaksi alergi.

6. Methyl / Propyl / Butyl / Ethyl Paraben
Kandungan ini berguna untuk mencegah perkembangan bakteri sehingga produk kosmetik dapat awet dan tahan lama. Walau telah banyak diketahui mengandung toxic berbahaya, kandungan ini tetap digunakan secara di luas di berbagai merk kosmetik.

7.    Triethanolamine (TEA)
TEA digunakan dalam kosmetik yang memiliki fungsi untuk menyeimbangkan kadar asam pH dan sebagai bahan pembersih wajah. TEA dapat menyebabkan reaksi alergi, iritasi mata, serta kekeringan pada kulit dan rambut. Jika dibiarkan menyerap ke dalam tubuh dalam jangka waktu lama, TEA dapat menjadi racun bagi tubuh.

Dari berbagai sumber