informasi kesehatan


Waspadai, Haid Lebih Dari Dua Kali dalam Sebulan!

Waspadai, Haid Lebih Dari Dua Kali dalam Sebulan!

DokterSehat.com – Pernahkan Anda mengalami menstruasi lebih dari dua kali dalam sebulan? Bila ini terjadi, bisa jadi Anda terkena polimenorea. Polimenorea merupakan kelainan siklus menstruasi yang menyebabkan wanita berkali-kali mengalami menstruasi dalam sebulan.

Normalnya, siklus menstruasi berlangsung selama 21-35 hari dengan waktu lama keluarnya darah selama 2-8 hari. Wanita yang mengalami polimenorea memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek dari 21 hari dengan pola yang teratur dan jumlah perdarahan yang relatif sama atau lebih banyak dari biasanya.

Polimenorea berbeda dengan metroragia. Metroragia merupakan suatu perdarahan iregular yang terjadi di antara dua waktu menstruasi. Pada metroragia menstruasi terjadi dalam waktu yang lebih singkat dengan darah yang dikeluarkan lebih sedikit.

Polimenorea bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Ketidakseimbangan hormon tersebut bisa menyebabkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur) atau memendeknya waktu yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu siklus menstruasi normal sehingga didapatkan menstruasi yang lebih sering. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada beberapa kondisi berikut ini:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Adanya gangguan indung telur
  • Beberapa tahun menjelang menopause
  • Stres dan depresi
  • Obesitas
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Adanya gangguan makan seperti bulimia dan anorexia nervosa
  • Olahraga berlebihan seperti atlet
  • Obesitas
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, antikoagulan, NSAID, dan sebagainya.

Polimenorea umunya bersifat sementara dan bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi, bila gangguan ini terjadi terus menerus maka penderita harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Gangguan menstruasi ini jika dibiarkan terjadi terus maka bisa menyebabkan gangguan hemodinamik tubuh akibat keluarnya darah secara terus menerus. Selain itu, polimenorea juga bisa mengakibatkan gangguan kesuburan akibat terjadinya gangguan ovulasi yang bisa membuat wanita kesulitan mendapatkan keturunan.

Penderita polimenorea bisa melakukan terapi guna mencegah perdarahan berulang, mengontrol perdarahan, mencegah komplikasi, menjaga kesuburan, dan mengembalikan kekurangan zat besi dalam tubuh.

Untuk polimenorea yang berlangsung dalam jangka waktu lama, terapi yang diberikan tergantung dari status ovulasi pasien, usia, risiko kesehatan, dan pilihan kontrasepsi. Kontrasepsi oral kombinasi dapat digunakan untuk terapinya. Pasien yang menerima terapi hormonal sebaiknya dievaluasi 3 bulan setelah terapi diberikan, dan kemudian 6 bulan untuk reevaluasi efek yang terjadi.

pf button both Waspadai, Haid Lebih Dari Dua Kali dalam Sebulan!
                     

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

142 Responses to “Waspadai, Haid Lebih Dari Dua Kali dalam Sebulan!”

  1. reni says:

    siang dok..saya reni umur 30 th
    saya baru mengalami hal ini dok…mens yg datang seminggu sembuh seminggu datang lagi….jadi sy mens dari tgl 23 – 28 juni lalu 29 – 3 juli gak mens,mulai lagi tgl 4 – 9 juli dan gak mens tgl 10 – 14 juli…hari ini tgl 15 juli mens lagi….saya menggunakan kb berupa pil tapi udah 5 bulan terakhir ini sy jarang mengkonsumsinya…terkadang jika mau berhubungan intim saja sy meminumnya dan itupun sehari sebelumnya…apakah ini mempengaruhi?terimakasih

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Pil KB harus diminum teratur tidak boleh sesuka hati. Dan minimal minum selama 5 hari baru boleh berhubungan badan. Untuk saat ini.sebaiknya diperiksakan du luke dokter kandungan. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. mistin nugroho says:

    Dok tgl 24-28juli sya mens setelah seminggu tgl 4-8juli sya mens lg, sya pikir normal awalnya tp skrg tgl 20 mens lg..apa sya kena sesuatu penyakit?mohon djelaskan.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Mens berlebihan tidak boleh karena bisa mengganggu kesehatan. Sebaiknya diperiksakab ke dokter specialis kandungan untuk diterapi. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  3. effy alaska says:

    salam dokter,

    dokter umur saya 23 tahun belum menikah, saya kalau haid suka lama, saya ada kista, bulan ini saya haid sudah hampir 4 minggu belum selesai juga tetapi setiap saya haid lama hari2 pertama keluarnya sangat sedikit setelah beberapa hari baru keluar banyak, saya sudah minum KALNEX 500 MG sudah 2 hari tp belum selesai juga, saya pernah sampai harus transfusi darah, dan beberapa hari ini kepala saya sangat sakit biasanya kalau saya tidur sakitnya hilang tapi kali ini tidak dan sudah beberapa hari apakah sakit kepala ini karena kurang darah?? kata psikiater, saya stress apakah ada pengaruhnya stress dengan ketidak teraturan haid dan sakit kepala saya dokter??

    terimakasih dokter.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      memang ada kaitan antara stress, haid dan sakit kepala. sebaiknya periksakan ke dokter spesialis kandungan. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  4. rahmadhani says:

    dok, saya 20 tahun belum menikah, sudah 6 bulanan lebih saya haid 1 bulan 2 kali, sudah tanya dokter umum katanya karena stres mengerjakan tugas-tugas akhir kuliah, berbahaya atau tidak, dan bagaimana solusinya? terimakasih.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Bila selalu berulang dan berbulan2, tentu saja mengganggu kesehatan. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      • malika says:

        Dok saya punya sahabat dia berumur 18 tahun. Dari dulunya dia apabila haid selalu lebih dari 1 bulan. Pas diperiksa kata dokter itu ada gangguan hormon. Apakah itu berbahaya dok? Trims

        Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

        • Riri says:

          Dok ,saya 20thn sudah menikah , saya mens sudah sebulan ,tapi sempat berenti 3-5 hri , ke 6 hari nya saya mens lagi sampai skrg , kira” knp ya dok ? Berbahaya atau tidak .. ? Trims

          Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

          • dr. Vanny Bernadus says:

            @riri, Kemungkinan ialah karena faktor dari KB. Kamj sarankan untuk diperiksakan dulu ke dokter spesialis kandungan d diterapi agar mens anda kembali normal. Trims

            Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

        • dr. Vanny Bernadus says:

          @malika, hal ini biasa terjadi pafa remaja dan tidak berbahaya bila diterapi secara tepat. Trims

          Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  5. Riri says:

    Malam dok , saya 20thn sudah menikah ,
    Saya mau naya dok , saya mens sebulan , tapi sempat berenti 3-5 hari ,hari ke 6 saya mens lagi .. Sblm nya saya kb
    Suntik yg 3bln , terus saya ganti yg 1bln mens nya gk lancar, udh brp bulan saya gk kb lagi , dan sekali nya mens hampir sbln.. Trims

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Kemungkinan ialah karena faktor dari KB. Kamj sarankan untuk diperiksakan dulu ke dokter spesialis kandungan d diterapi agar mens anda kembali normal. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  6. yuli says:

    dok , saya yuli . saya berumur 19 tahun , kemarin blon agustus tgl 18 – 21 saya mens , hbis it berhenti dri tgl 21 agustus – 30 agustus , terus saya mens lagi tanggal 1 sept smapi hari ini . tetapi datangnya dikiit saja , ga banyak seperti biasanya .
    itu kenapa ya dok , boleh tolong jelasin , terima kasih

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Pada usia remaja bisa karena hormonal, bila sering berulang sebaiknya periksakan ke dokter obgyn. Trims

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0