Waspadai Gejala Hernia Inguinalis

DokterSehat.Com – Hernia Inguinalis adalah suatu keadaan dimana sebagian usus masuk melalui sebuah lubang pada dinding perut ke dalam kanalis inguinalis. Kanalis inguinalis adalah saluran berbentuk tabung, yang merupakan jalan tempat turunnya testis (buah zakar) dari perut ke dalam skrotum (kantung zakar) sesaat sebelum bayi dilahirkan.

19

Penyebab

Pada perkembangan janin dalam kandungan, terdapat saluran yang disebut sebagai tunika vaginalis. Saluran tersebut menghubungkan rongga perut dengan kantung skrotum. Pada kondisi normal setelah bayi lahir, saluran tersebut menutup dan menghilang dengan sendirinya. Pada beberapa orang, saluran tersebut tidak menutup. Akibatnya, isi rongga perut seperti usus dapat masuk ke dalam saluran hingga mencapai kantung skrotum.

Gejala

Biasanya hernia inguinalis menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan dan skrotum, tanpa rasa nyeri. Jika penderita berdiri, benjolan bisa membesar dan jika penderita berbaring, benjolan akan mengecil karena isinya keluar dan masuk dibawah pengaruh gaya tarik bumi.

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Benjolan akan membesar jika penderita batuk, membungkuk, mengangkat beban berat atau mengedan.

Pengobatan

Pada prinsipnya, pengobatan hernia adalah dengan cara operasi. Obat-obatan minum ataupun pemakaian pakaian tertentu hanya berfungsi untuk memperlambat perburukan penyakit, tetapi tidak mengobatinya.

Hernia stadium awal (hernia reponibilis) diobati dengan operasi herniotomi, yaitu melakukan pengikatan pada bagian organ perut yang mengalami kelemahan yang menyebabkan usus dapat menerobos masuk ke dalam skortum. Herniotomi harus dilakukan secepat mungkin setelah diagnosis hernia inguinalis ditegakkan. Bila terlalu lama, hernia dapat menjadi hernia inkaserata. Bila telah terjadi hernia inkaserata, biasanya pasien diminta untuk puasa, dirawat, dan diberi obat penahan rasa nyeri. Pasien juga selanjutnya diobati dengan herniotomi. Bila bagian usus yang terjebak telah mati, dapat dilakukan operasi pemotongan bagian usus yang telah mati tersebut.

Baca Juga:  Minyak Zaitun Jaga Usus Tetap Sehat

Pencegahan

Hernia lebih sering terjadi pada seseorang yang mengalami kelebihan berat badan, menderita batuk menahun, sembelit menahun atau BPH yang menyebabkan dia harus mengedan ketika berkemih. Pengobatan terhadap berbagai keadaan diatas bisa mengurangi resiko terjadinya hernia.