Waspadai Gejala dan Penyebab Penyakit Hati Berlemak

DokterSehat.Com – Sebagai salah satu organ paling penting dalam tubuh, hati memiliki fungsi untuk mengendalikan metabolisme dalam tubuh dan juga mampu melakukan detoksifikasi atau penetralan racun yang banyak memasuki tubuh. Meskipun dikenal sebagai organ tubuh yang sangat kuat, kebiasaan masyarakat modern yang melakukan gaya hidup sehat ternyata juga bisa memicu berbagai penyakit pada organ ini. Salah satu penyakit yang kini banyak menjangkiti masyarakat yang melakukan gaya hidup tidak sehat adalah penyakit hati berlemak. Lemak bisa saja menempel pada organ hati dan bisa menyebabkan peradangan yang bisa memicu kerusakan sel-sel pada hati.

doktersehat-hati-atresia-bilia-kelainan-penyakit- saluran-empedu-hepatitis

Pakar kesehatan menyebutkan gaya hidup dimana seseorang mengkonsumsi makanan tidak sehat, minuman beralkohol, dan adanya penyakit layaknya diabetes dan obesitas menjadi penyebab utama masalah hati berlemak ini. Hati berlemak juga bisa disebabkan oleh penurunan metabolisme dalam tubuh hingga ketidakmampuan tubuh dalam menahan kadar insulin dan juga semakin meningkatnya tdigliserida dalam darah yang memicu berlemaknya hati. Hanya saja, hati berlemak ternyata dibagi menjadi dua jenis yakni hati berlemak yang disebabkan oleh konsumsi alkohol dan juga non-alkohol dimana penyakit ini menyerang mereka yang tidak mengkonsumsi alkohol.

Penderita hati berlemak kerap kali tidak menyadari jika organ hatinya bermasalah. Namun, penderitanya lama-kelamaan akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan karena berkurangnya nafsu makan dan mudahnya mual serta muntah-muntah. Otak pun mengalami gangguan dalam mengingat dan penderitanya akan mudah mengalami demam, mulut kering, kaki membengkak, hingga rasa sakit di bawah rusuk. Jika anda mengalami gejala-gejala ini, segera periksakan kondisi ini ke dokter dengan melakukan tes darah atau CT scan untuk mengecek kondisi hati.

Baca Juga:  Waspada Kanker Mulut! Kenali Gejala Dan Cara Mencegahnya

Jika anda terkena penyakit hati berlemak karena kebiasaan menenggak alkohol, maka anda harus benar-benar menghentikan kebiasaan buruk ini dan melakukan rehabilitasi alkohol. Perbaikan gaya hidup biasanya akan mampu membuat kondisi hati berlemak semakin membaik dalam jangka waktu enam hingga delapan bulan. Sementara itu, penderita hati berlemak karena kondisi obesitas tentu harus mau melakukan program penurunan berat badan dengan diet tepat dan olahraga teratur sehingga kondisi hatinya semakin membaik.