Waspada Wabah Penyakit Lyme

DokterSehat.Com – Anda sering bepergian ke luar negeri, khususnya di sekitar Inggris Raya? Hati-hati, barangkali anda memiliki resiko besar terkena penyakit lyme. Ada banyak kasus dimana mereka yang bepergian ke Wales atau Inggris beresiko terkena penyakit lyme. Bahkan, 15 persen dari penderita lyme mengaku pernah bepergian ke daerah tersebut. Penyakit Lyme atau Lyme disease adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang uniknya terbawa oleh kutu yang memang banyak beredar di sekitar Inggris raya. Kutu pembawa bakteri Borrelia Burgdorferi ini bisa memberikan dampak buruk penyakit lyme yang mengerikan.



Jika seseorang tergigit kutu pembawa bakteri tersebut, Ia baru akan mengalami gejala terkena penyakit lyme setelah tiga hari hingga satu bulan setelah digigit. Biasanya, gejala awal dari penyakit ini adalah sebuah ruam yang muncul di kulit dengan bentuk unik layaknya sasaran tembak. Setelah muncul ruam pada kulit, penderitanya akan mengalami gejala umum layaknya flu, badan yang terasa lelah, otot dan sendi yang terasa sakit, hingga masalah sakit kepala dan demam tinggi layaknya sedang meriang.

Gejala ini haruslah disikapi dengan serius dan diperiksakan ke dokter tedekat sesegera mungkin mengingat jika dibiarkan begitu saja, penyakit lyme bisa mempengaruhi sistem syaraf dan kelumpuhan pada otot. Bahkan, banyak kasus dimana penderita penyakit lyme mengalami peradangan pada jaringan otot di sekitar organ jantung dan juga pada membran di sekitar otak serta tulang belakang. Hal ini berarti, tubuh pun beresiko terkena gangguan jantung, otak, saraf, hingga penyakit meningitis. Pada tahapan ini, penderita penyakit lyme akan mengalami sakit kepala hebat dimana mata juga sudah sangat sensitif dengan keberadaan cahaya.

Baca Juga:  Ada Baiknya Tidak Mencuci Muka di Pagi Hari Jika Kita Memiliki Wajah Berminyak

Memang, penyakit lyme masih cukup kurang dikenal di tanah air mengingat penularan dan gejalanya cenderung lebih banyak terjadi di luar negeri, khususnya area Eropa dan Amerika Utara. Namun, jika kita memiliki kesempatan ke tempat-tempat tersebut di awal musim semi, musim dingin, atau musim panas, kita harus berhati-hati jika berpergian ke tempat-tempat tersebut untuk menghindari penularan penyakit ini.