Waspada, Terlalu Sering Makan Telur Bisa Menyebabkan Diabetes

DokterSehat.Com – Telur adalah salah satu bahan makanan yang cukup populer di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, telur termasuk dalam sembilan bahan pokok kebutuhan harian masyarakat yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Harga telur yang cenderung murah dan rasanya yang nikmat membuat banyak orang yang sangat menyukai makanan ini hingga mengkonsumsinya terlalu sering, khususnya untuk sarapan pagi. Meskipun memiliki banyak nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh, telur yang dikonsumsi secara berlebihan ternyata bisa memberikan dampak negatif.

doktersehat-telur-kuning

Salah satu resiko kesehatan yang bisa didapatkan jika kita mengkonsumsi telur berlebihan adalah kemungkinan meningkatnya kandungan kolesterol dalam tubuh. Tahukah anda, telur memiliki kandungan 200 mg lemak untuk setiap butirnya. Jika kita mengkonsumsi telur setiap hari dan ditambah dengan kebiasaan kita yang jarang bergerak dan menerapkan gaya hidup yang kurang sehat, maka kadar kolesterol dalam tubuh pun akan meningkat dengan signifikan. Kadar kolesterol tinggi pun akan secara signifikan meningkatkan resiko terkena serangan jantung.

Konsumsi telur yang berlebihan juga bisa menyebabkan resiko terkena diabetes meningkat. Kandungan lemak yang ada dalam telur ini ternyata bisa meningkatkan resiko terkena diabetes tipe dua hingga 55 persen bagi pria dan 77 persen bagi wanita apabila dikonsumsi secara berlebihan setiap hari. Meskipun gurih, ada baiknya kita mengganti asupan telur dengan beberapa sumber protein lain, khususnya protein nabati. Kandungan di dalam telur yang dikonsumsi secara berlebihan ternyata juga bisa memicu ketidakseimbangan hormon, apalagi jika kita tidak mengimbanginya dengan makanan bergizi layaknya sayuran dan buah-buahan.

Beberapa orang mengaku mereka akhirnya mengalami alergi akibat terlalu sering mengkonsumsi telur. Selain itu, semakin maraknya telur dengan kualitas yang kurang baik juga memiliki andil besar menyebabkan alergi ini. Alergi ini bisa berupa munculnya jerawat atau kulit yang lebih berminyak. Selain itu, jika kita mengkonsumsi telur secara berlebihan, maka kita pun akan beresiko meningkatkan berat badan mengingat kadar lemak yang sangat tinggi pada setiap butir telurnya. Melihat adanya banyak hal tidak baik ini, kita tentu harus membatasi konsumsi telur setidaknya sekali dalam dua atau tiga hari saja sehingga kita tetap mendapatkan faedah dari telur tanpa takut mendapatkan efek samping yang buruk.