Waspada Tamponade Jantung!

DokterSehat.Com – Tamponade jantung adalah kondisi dimana terjadi penumpukan cairan di dalam kantung perikardiak yang menghalangi pengisian bilik jantung selama diastol, sehingga menyebabkan penurunan curah jantung, dan terjadinya kompensasi hemodinamik subsekuen.

doktersehat-serangan-jantung-arginine-sehat-heart-attack

Insiden tamponade jantung adalah 2 kasus per 10 ribu penduduk di USA. Pada anak, penyakit ini banyak ditemui pada anak laki-laki daripada anak perempuan. Pada dewasa, juga lebih banyak ditemui pada pria. Tamponade jantung terkait dengan cedera atau HIV lebih banyak dijumpai pada dewasa muda. Sedangkan penyebab terbanyak tamponade jantung pada dewasa tua adalah keganasan, dan gagal ginjal. Sedangkan untuk penyebab akutnya antara lain luka tertusuk, diseksi aorta, ruptur miokard setelah infark, perdarahan di perikarditis, serta iatrogenik.

Gejala penyakit ini bervariasi sesuai keakutannya dan penyebab yang mendasarinya. Pasien dapat merasakan nyeri dada, sesak nafas, nafas cepat dan terengah-rengah, jantung berdenyut cepat, nyeri otot, demam, dan tubuh tidak terasa nyaman. Tanda khas dari tamponade adalah trias Beck, berupa : hipotensi, bunyi jantung muffled (melemah), dan peningkatan tekanan vena jugular.

Pada dasarnya, tamponade jantung adalah kegawatdaruratan medis, sehingga penderita harus dimonitor di ICU (Intensive Care Unit). Direkomendasikan pemberian oksigen, posisi badan tirah baring dengan kaki ditinggikan untuk meningkatkan venous return. Pemberian obat inotropik (Dobutamin) bermanfaat karena meningkatkan curah jantung tanpa meningkatkan resistensi vaskuler sistemik.

Ada beberapa hal yang direkomendasikan oleh tim medis. Untuk terapi nonfarmakologis, yaitu dengan mengonsumsi obat-obatan yang mengurangi pre-load, misalnya golongan nitrat dan diuretik. Untuk terapi akut : ekspansi volume intravaskuler agresig (salin atau darah), pembuangan cairan perikardial emergensi dengan perikardioseintesis. Perikardiosintesis adalah pengambilan cairan dari perikardium (kantung pembungkus) jantung. Perikardiosintesis dilakukan dengan dibantu alat fluoroskopik dan ekokardiografik.

Baca Juga:  Penyebab AIDS, Media Penularan, dan Pengobatan

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.