Waspada Penyakit Menular Pada Anak

DokterSehat.Com – Kita pasti akan merasa cemas ketika anak kita mengalami sakit. Bila anda mengenali gejala dan sakit yang dialami oleh anak anda, mungkin anda akan merasa sedikit lebih tenang. Karena paling tidak anda bisa mengambil langkah penanganan yang tepat dan cepat.

9

Ketahanan tubuh yang masih rentan dan kondisi lingkungan bermain yang beragam dapat menjadi penyebab si anak terserang penyakit menular. Sakit memang tidak bisa dihindari oleh siapapun.

Ada beberapa jenis penyakit hanya menyerang sekali saja, setelah si anak menderita sakit dan sembuh, maka ia akan kebal terhadap penyaakit tadi, misalnya sindrom pipi merah. Setiap kali si anak sakit, sistem kekebalan tubuhnya akan bertambah kuat, sehingga anda tidak perlu khawatir.

Namun, sangat baik jika anda membaca saran yang tepat untuk membantu anak anda menghadapi saat-saat buruk, ketika ia tertular penyakit. Semoga tulisan ini dapat membantu Anda mengenali gejala umum penyakit-penyakit yang biasa dihadapi anak-anak dan membantunya sembuh juga, pastinya.

  • Roseola infatum
    Roseola  Infantum adalah suatu penyakit virus menular pada bayi atau anak-anak yang sangat muda, yang menyebabkan ruam dan demam tinggi. Roseola biasanya menyerang anak yang berumur 6 bulan sampai 3 tahun.
  • Sindrom pipi merah (parvovirus b19)
    Parvovirus B19 adalah virus yang umumnya, dan hanya menimpa manusia. Sekitar separuh orang dewasa pasti pernah terkena mungkin selama masa kanak-kanak atau remajanya.
  • Impetigo
    Impetigo adalah infeksi kulit yang sering terjadi pada anak-anak, sering disebut pioderma. Impetigo umumnya mengenai anak usia 2-5 tahun. Penyebabnya adalah bakteri Staphylococcus aureus atau juga Streptococcus hemolitikus.

    Impetigo terdiri dari dua jenis, yaitu: impetigo krustosa atau kontagiosa (istilah awamnya, cacar madu) merupakan kelainan yang terjadi di sekitar lubang hidung dan mulut. Ciri-cirinya, yaitu kemerahan kulit dan lepuh yang cepat memecah sehingga meninggalkan keropeng tebal warna kuning serupa madu. Bila keropeng dilepaskan, terlihat luka lecet di bawahnya.Impetigo bulosa atau vesiko bulosa (cacar monyet atau cacar api) yang sering terjadi di ketiak, dada, dan punggung. Ciri-cirinya yaitu kemerahan di kulit dan gelembung-gelembung (seperti kulit yang tersundut rokok hingga dikenal dengan cacar api), berisi nanah yang mudah pecah. Cacar api sangat mudah menular dan berpindah dari satu bagian kulit ke bagian lain. Jika terjadi pada bayi baru lahir, infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Kelainan ini dapat disertai demam dan menimbulkan infeksi serius.

  • Cacar air
    Merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Cacar air atau chicken pox disebabkan virus Varisela zoster. Virus ini menyerang kulit dengan membentuk luka (lesi) yang berisi cairan. Infeksi virus ini biasanya mengenai balita berusia 9 bulan keatas.
  • Batuk rejan
    Penyakit yang disebut juga dengan batuk 100 hari ini merupakan salah satu penyakit infeksi pernapasan yang sangat menular. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak, terutama di bawah umur 2 tahun. Batuk rejan juga dapat terjadi pada orang dewasa, tetapi tidak berbahaya. Menjadi lebih berbahaya jika terjadi pada anak-anak, balita, dan orang lanjut usia.

    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis dan terkadang oleh Bordetella parapertussis. Penularannya melalui batuk atau bersin penderita yang terinfeksi.

  • Rubella (campak jerman)
    Merupakan sejenis campak namun berbeda virus penyebabnya, hanya menyerang sekali seumur hidup. Meski virus penyebabnya berbeda, namun rubella dan campak (rubeola) mempunyai beberapa persamaan. Rubella dan campak merupakan infeksi yang menyebabkan kemerahan pada kulit pada penderitanya. Rubella merupakan penyakit yang serius yang berpotensi menjadi suatu penyakit yang fatal yang dapat menyebabkan kecacatan dan kematian.
  • Gondongan (mumps)
    Gondongan adalah penyakit infeksi virus akut yang mengenai kelenjar ludah (khususnya parotis). Penderita dapat menularkan penyakitnya sejak ± 7 hari sebelum timbulnya gejala penyakit sampai ± 9 hari sesudahnya. Penularan dapat terjadi melalui: percikan ludah (droplet infection), alat-alat makan dan minum yang dipakai bersama. Penyakit ini banyak menyerang anak usia sekolah dasar (antara 5-9 tahun). Penyebabnya adalah virus mumps dari family Paramyxoviridae.
  • Campak (rubella, campak 9 hari, measles)
    Merupakan penyakir menular pada balita yang hadir sepanjang tahun tanpa musim. Walau tertular hanya sekali, lakukan antisipasi agar anak tak sampai mengalami komplikasi. Penyakit campak atau yang lebih sering disebut tampek mudah sekali menular. Virusnya bisa hidup dan menyebar lewat udara. Penyakit campak, yang dalam istilah asing disebut measles, disebabkan oleh virus campak atau morbili atau measles virus (MV) dari family Paramyxovirus. Penyakit campak hanya menyerang sekali seumur hidup, bila waktu kecil anak sudah pernah terkena campak maka setelah itu biasanya dia tidak akan terkena lagi.