Waspada Penyakit Lepra (Hansen)

DokterSehat.Com – Lepra adalah penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh dan udara kotor, pada jaman dahulu kala, penyakit lepra sangat ditakuti oleh masyarakat. Apabila seseorang berpenyakit lepra, maka ia akan diasingkan dari pergaulan dan tidak ada orang yang mau mendekati. Orang yang berpenyakit lepra itu terpaksa hidup menyendiri.

6

Sekarang penyakit lepra sudah makin dikenal orang sehingga orang yang berpenyakit lepra tidak diasingkan lagi. Menurut Drs. Djamaludin Hadis, penulis buku kesehatan masyarakat, lepra adalah penyakit yang menular melalui kulit atau syaraf, maupun keduanya. Bakteri yang menyebabkan penyakit lepra ditemukan oleh Hansen dari Norwegia. Oleh karena itu, penyakit lepra disebut juga dengan nama penyakit Hansen.

Berbeda dengan pendapat orang dahulu, masyarakat modern kini mengetahui bahwa bakteri lepra ternyata tidak begitu cepat menular. Bagaimana cara penularannya belum diketahui. Tetapi bakteri lepra itu sering masuk dan tinggal di kulit. Apabila tubuh menolak, maka timbul pembengkakan secara perlahan-lahan. Pengerasan kulit sering terjadi di kening, hidung, telinga atau di bibir dan inilah yang menyebabkan orang yang berpenyakit lepra terlihat menyeramkan.

Gejala penyakit lepra :

Bakteri yang menyebakan gejala penyakit lepra berkembang tidak cepat sehingga tidak jarang gejala muncul minimal setelah 1 tahun dan rata rata munculnya gejala penyakit lepra ini pada tahun kelima dan keenam tergantung kekebalan tubuh yang terkena infeksi. Gejala lepra sendiri bervariasi tergantung jenis lepra itu sendiri, berikut adalah rincian lengkapnya :

  1. Lepra type tuberkuloid, gejala lepra jenig ini bermula dengan munculnya ruam pada beberapa area kulit dan mati rasa.
  1. Lepra type lepromatosa, gejala lepra jenis ini ditandai dengan muncul ruam atau benjolan kecil yang menonjol yang membentuk ukuran dan bentuk berbeda pada kulit. Mati rasa kulit pada jenis ini lebih banyak. Dan biasanya otot ada yang melemah. Bukan hanya itu saja rambut sering rontok termasuk bulu mata dan alis. Yang beresiko terkena lepra jenis ini adalah ginjal, testi dan hidung.
  1. Lepra type borderline, gejala penyakit lepra pada jenis ini jika parah akan menyerupai lepra jenis tuberkuloid jika gejala nya sudah parah akan membentuk gejala seperti lepromatosa.
Baca Juga:  Menarik Nafas Dalam-Dalam Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan

Penyakit lepra bisa disembuhkan dirumah

Sementara itu, menurut Faisal Shadily, praktisi kesehatan asal Surabaya, apabila bakteri lepra masuk ke dalam sistem syaraf manusia, maka alat perasa orang itu menjadi tumpul. Itulah sebabnya apabila penderita lepra mengalami luka atau terbakar, ia tidak merasakannya. Ototnya tidak dapat dipergunakan, sehingga tangan dan kakinya seperti cakar ayam. Akibat jangka panjang adalah tulang tangan dan kakinya akan hilang.

Penyakit lepra terdapat di seluruh dunia, tetapi yang paling banyak terjadi di daerah tropik di Afrika Utara, China dan India. Karena sekarang orang sudah mengetahui bahwa penyakit lepra itu tidak begitu menular, maka banyak orang yang berpenyakit lepra dirawat di rumah mereka sendiri. Penderita penyakit lepra saat ini tidak perlu diasingkan dan membantu penyembuhan mereka secara mental.

Beberapa antibiotika telah dapat dipergunakan untuk menghentikan perkembangan penyakit itu. Dan sudah ada orang yang sembuh sepenuhnya melalui perawatan instensif tim medis. Oleh karena itu, bila Anda menemukan gejala-gejala pembengkakan kulit, hendaknya segera diperiksakan ke dokter untuk menghindari kemungkinan penyebaran bakteri penyebab penyakit lepra. Mudah-mudahan tips kesehatan ini berguna untuk Anda.