Waspada! Pelumas Sebabkan Wanita Sulit Hamil

DokterSehat.Com – Pasangan yang sedang program anak sebaiknya menghindari penggunaan cairan pelumas ketika bercinta, ini bisa menghambat pergerakan sperma. Pelumas mungkin bisa membantu meningkatkan kenikmatan bercinta. Tapi sebaliknya, ini bisa membahayakan sperma dan mengurangi kemungkinan hamil.

15

para peneliti melakukan percobaan untuk mengetahui efek sembilan merek pelumas pada kecepatan bergerak sperma. Hasilnya, sebagian besar pelumas dapat mengurangi kecepatan sperma secara signifikan. Bahkan salah satu merek pelumas dapat menurunkan kecepatan sperma hingga setengahnya.

Seperti disampaikan oleh penulis utama studi yang merupakan professor bidang patologi dan kebidanan serta kandungan di SUNNY Upstate Medical University New York, Kazim Chohan, Ph.D. Kebanyakan pelumas diciptakan untuk meningkatkan kepuasan seksual sehingga ada kemungkinan mengandung senyawa yang membunuh sperma.

Sementara itu, peneliti menemukan pelumas yang berbasis minyak paling sedikit mempengaruhi sperma. Ini mungkin dikarenakan minyak tidak memiliki komponen pembunuh sperma tersebut.

Chohan mengatakan, pelumas minyak mungkin dapat membunuh sperma yang berkualitas lemah, namun sperma yang berkualitas baik akan mampu bertahan dan tetap bergerak.

Yang menarik, pelumas minyak mustard justru membuat sperma lebih aktif, dan membuat pasangan cepat hamil. Kendati demikian masih diperlukan penelitian lebih lanjut kemampuannya untuk menyukseskan kehamilan.

Namun jangan dikira pelumas minyak tidak memiliki risiko, sehingga bebas saja menggunakan jenis minyak lainnya sebagai pelumas. Menurut Ava Cadell, penulis buku NeuroLoveology, pelumas berbasis minyak dapat mengubah keseimbangan pH pada vagina sehingga berpotensi meningkatkan risiko infeksi.

Bahkan, penelitian sebelumnya menemukan, minyak mineral dapat mengurangi kekuatan kondom lateks hingga 90 persen. Akibatnya, kondom pun rentan bocor sehingga risiko penularan penyakit atau kehamilan yang tidak direncanakan akan meningkat.